Gubernur Lampung : BUMP Kiranya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani

IMG_20151104_184455

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Arinal Djunaidi (kanan) pada acara Kegiatan Temu Usaha Penumbuhan dan Pengembangan BUMP Provinsi Lampung, di Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian Swadaya (P4S) Jamur, Rabu (4/11/2015).

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Penumbuhan dan Pengembangan Badan Usaha Milik Petani (BUMP) diharapkan dapat memperbaiki dan meningkatkan kesejahteraan petani. Demikian disampaikan Gubernur Lampung yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Arinal Djunaidi pada acara Kegiatan Temu Usaha Penumbuhan dan Pengembangan BUMP Provinsi Lampung, di Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian Swadaya (P4S) Jamur, Rabu (4/11/2015).
“Dengan peningkatan pendapatan dan pengetahuan petani, memudahkan petani dalam memperoleh saprotan dan modal kerja dan memudahkan petani dalam menjual hasil panen terutama saat panen raya dan musim hujan. Selain itu peningkatan produktivitas hasil sehingga dapat memberikan kontribusi yang sangat signifikan dalam ketahanan pangan nasional”, jelasnya.
Diinformasikan oleh Karo Humas dan Protokol Bayana Sekda menjelaskan saat ini Lampung memiliki jumlah kelompok tani yang telah tumbuh sebanyak 28.080 kelompok tani, dengan jumlah gapoktan sebanyak 2.154 unit.

“Fasilitasi dari berbagai program pemberdayaan petani telah memberi peluang bagi kelembagaan petani untuk mengembangkan kapasitasnya menjadi kelembagaan   ekonomi petani berupa BUMP. Yakni dalam bentuk koperasi tani (Koptan) dan Perseroan Terbatas (PT) yang sahamnya dimiliki oleh petani/poktan”, jelasnya.
Lebih lanjut Sekda menambahkan Perkembangan BUMP di Provinsi Lampung didukung dengan potensi Sumber Daya  Alam (SDA) yang sekaligus merupakan basis kekuatan ekonomi Lampung bertumpu pada Subsektor pertanian, tanaman pangan, peternakan dan kehutanan.

“Selain itu kegiatan ini juga didukung oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan dilaksanakan di empat kabupaten/kota. Yaitu Pringsewu, Tanggamus, Lampung Tengah dan Kota Metro. Masing-masing dari 10 Kelompok Tani/Gabungan Kelompok Tani yang akan dibina untuk membentuk Kelembagaan Ekonomi Petani”, tambahnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Sekretariat Bakorluh PPK Provinsi Lampung Nasrizal Jalinus menjelaskan, temu usaha ini dapat memberikan informasi dan gambaran yang seluas-luasnya dan sebagai usaha pemasaran produk dari BUMP, Poktan/Gapoktan sebagai Kelembagaan Ekonomi Petani.
“Dengan dilaksanakannya Temu Usaha BUMP ini diharapkan dapat terbentuk kerjasama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman antara pelaku utama dan pelaku usaha. Sehingga dapat memberikan keuntungan kedua belah pihak yang saling membutuhkan, dapat melindungi nilai tawar harga produksi petani dan membantu pemasaran produk pertanian di Provinsi Lampung”, jelasnya.
Ditambahkan Kabag Humas Heriyansyah dalam kegiatan ini hadir Ketua Tim Percepatan Pembangunan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (TP4K) Provinsi Lampung yang juga mantan Wakil Gubernur Lampung Joko Umar Said serta sejumlah Kepala SKPD terkait di Lingkungan Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota se- Provinsi Lampung.***

Reporter : Robert

738 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *