17 Orang Tewas Akibat Banjir di Daerah Terkering di Dunia

Chile

Seorang warga berjalan melintasi genangan air akibat banjir yang melanda wilayah utara Chile.

17 Orang Tewas Akibat Banjir di Daerah Terkering di Dunia

SANTIAGO, Okezone.com – Banjir yang melanda wilayah utara Chile hingga saat ini telah menelan korban sebanyak 17 orang tewas dan 20 orang hilang. Banjir yang berlangsung sejak Senin kemarin itu diakibatkan luapan sungai yang terjadi karena hujan lebat yang turun terus-menerus di wilayah gurun Atacama tersebut. Gurun Atacama sendiri dikenal sebagai salah satu daerah terkering di dunia.

Hujan lebat yang turun sejak pekan lalu itu telah membuat sungai meluap dan menyebabkan banjir yang menutup jalan serta memadamkan aliran listrik. Kerugian yang ditaksir karena bencana ini diperkirakan mencapai USD10 juta atau sekira Rp131 miliar.

Warga Chile yang terkena musibah tersebut tengah berusaha untuk mengeluarkan lumpur dari rumah dan kendaraan mereka. Mereka juga berusaha untuk memperbaiki dan membuka kembali jalan yang rusak akibat banjir. Pemerintah Chile telah menerjunkan pasukan militer dan mengirimkan bantuan berupa makanan, tempat tidur dan obat-obatan. Namun bantuan yang dikirimkan dirasa belum cukup.

“Orang-orang merasa kewalahan dan emosi meninggi karena bantuan tidak cukup. Ada bantuan dari pihak militer, namun orang-orang merasa diabaikan,” kata Pemimpin Masyarakat Tradisional setempat, Solange Bordones, seperti dikutip Guardian, Selasa (31/3/2015).

Musibah ini adalah bencana akibat hujan terburuk selama 80 tahun terahir di Chile. Hujan yang terjadi di wilayah Gurun Atacama tersebut merupakan peristiwa yang luar biasa dan tidak normal, karena Gurun Atacama dikenal sebagai salah satu daerah terkering di dunia.

810 Total Views 1 Views Today

One comment

  • Bencana banjir sering terjadi di berbagai daerah Indonesia
    Semoga banyak yang peduli baik dari kegiatan penanggulangan dan evakuasi

    Semoga Indonesia bisa tangguh menghadapi bencana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *