Sekularisme, kemajuan teknologi pengaruhi panggilan religius di Asia Timur

Nuns offer prayers at the funeral of the late head of the underground Catholic Church in Shanghai, Bishop Joseph Fan Zhongliang, as he lies in a funeral home in Shanghai on March 22, 2014.  Thousands of mourners packed the funeral home to bid farewell to the "underground" Catholic Bishop whose faith, they said, led him to endure decades of suffering at the hands of China's ruling Communist Party.     AFP PHOTO/Peter PARKS

ucanews.com – Tertantang oleh masyarakat sekuler, Gereja-gereja di Asia Timur menghadapi penurunan panggilan, membuat tarekat religius atau kongregasi misi menjadi komunitas dengan mayoritas anggotanya berusia lanjut. Faktor politik ┬ámengurangi semangat kehidupan religius di Tiongkok. Tiongkok: Kehidupan religius tetap menjadi topik yang sensitif untuk dibahas di Tiongkok. Para misionaris asing diusir dari Tiongkok tahun 1950-an. Ketika kegiatan keagamaan dihidupkan kembali tahun […]

» Read more