Pupuk Persaudaraan, FKUB Provinsi Lampung Gelar Rakor dan Dialog Tokoh Lintas Agama

Sesi seruan deklarasi seruan kerukunan dan perdamaian oleh seluruh tokoh agama di Provinsi Lampung.

Sesi seruan deklarasi seruan kerukunan dan perdamaian oleh seluruh tokoh agama di Provinsi Lampung.

SUARAWAJARFM.com, BANDARLAMPUNG – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se-Provinsi Lampung mengadakan “Rakor dan Dialog Tokoh Lintas Agama Dalam Rangka Antisipasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Perayaan Natal dan Tahun Baru 2020”. Acara dilaksanakan di Aula Pepadun, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, Jalan Cut Mutia No. 27 Teluk Betung, Bandarlampung, Senin, 16 Desember 2019.

Ketua Panitia kegitaan, Abdul Azib Zanim, S.IP., MBA, mengatakan tujuan kegiatan ini adalah memupuk rasa kebersamaan, silahturahmi persaudaraan pengurus FKUB dan Tokoh serta pimpinan Majelis lintas Agama se-Provinsi Lampung.

“Selain itu, tujuan acara ini untuk mengevaluasi program kerja dan kegiatan kerukunan umat beragama pada tahun 2019, serta rencana kegiatan pada tahun 2020,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Pronvinsi Lampung, Prof. Dr. H.M Damrah Khair pada kesempatan itu mengingatkan untuk mengimplementasikan makna kerukunan dalam kehidupan sehari-hari. “Jadi bukan sekedar pengetahuan belaka, karena kerukunan merupakan kebutuhan hidup semua orang, seperti layakanya makan,” katanya.

Karena kerukunan merupakan kebutuhan hidup, lanjut Prof. Dr. H. M. Damrah Khair, MA, semua orang dipanggil untuk menciptakan kerukunan dimanapun berada.

“Sebab tak ada persatuan tanpa kerukunan, tak ada pembangunan tanpa kerukunan dan tak ada kedamaian tanpa kerukunan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, acara rakor dan dialog tokoh lintas agama FKUB Provinsi Lampung ini dibuka oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung, Irwan Sihar Marpaung.

Dalam sambutannya, Irwan Sihar Marpaung meminta rakor FKUB se-Provinsi Lampung ini mampu menghasilkan rumusan yang dapat dijadikan acuan semua pihak untuk menjaga dan meningkatkan kerukunan di Bumi Ruwa Jurai. “Sehingga Lampung akan tetap damai, aman dan kondusif,” tegasnya.

FKUB menurut Irwan, merupakan bagian dari aset bangsa yang merupakan unsur kelembagaan masyarakat yang memiliki potensi strategis. “Terutama yang berkaitan dengan memantapkan kerukunan beragama, guna terjalinnya persatuan dan kesatuan bangsa di tengah-tengah masyarakat,” ucapnya.

Sebagai informasi, peserta dalam rakor dan dialog ini berjumlah 80 orang yang berasal dari FKUB Provinsi Lampung, tokoh dan pimpinan Majelis Lintas Agama, serta ketua dan anggota FKUB Kabupaten atau Kota se-Provinsi Lampung. Pada acara ini juga dideklarasikan seruan kerukunan dan perdamaian oleh seluruh tokoh agama yang hadir.***

Editor : Robert

80 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *