Pererat Sinergitas Antar Komisi dan Bidang, Komisi HAK dan Kerawam Keuskupan Tanjungkarang Gelar Dialog

Para peserta dialog lintas komisi dan bidang yang diadakan , Komisi Hubungan Antar Agama – Kepercayaan (HAK) dan Kerasulan Awam Keuskupan Tanjungkarang, di Wisma St. Albertus Bandarlampung, Sabtu, 07 Desember 2019.

Para peserta dialog lintas komisi dan bidang yang diadakan , Komisi Hubungan Antar Agama – Kepercayaan (HAK) dan Kerasulan Awam Keuskupan Tanjungkarang, di Wisma St. Albertus Bandarlampung, Sabtu, 07 Desember 2019.

SUARAWAJARFM.com, BANDARLAMPUNG — Pererat sinergitas yang terintegrasi, Komisi Hubungan Antar Agama – Kepercayaan (HAK) dan Kerasulan Awam Keuskupan Tanjungkarang menggelar dialog lintas komisi dan bidang. Acara berlangsung di Wisma St. Albertus Bandarlampung, Sabtu, 07 Desember 2019.

Kegiatan mengambil tema “Memperkuat Sinergisitas Yang Terintegrasi Komisi HAK – Kerawam dengan Mitra Kerja yang ada dalam Komisi-Komisi”.

Ketua Komisi HAK dan Kerawam Keuskupan Tanjungkarang, Romo Roy mengatakan komisi yang dipimpinnya merupakan bagian yang tak terpisahkan dengan komisi atu bidang yang ada dalam Keuskupan Tanjungkarang.

“Dalam gerak langkah dan karya pastoralnya pun diharapkan bisa saling berkooperasi, bersinersi yang terintegrasi serta berjeraring antara satu komisi dengan komisi atau bidang yang lainnya,” terang Romo Roy dalam pengantarnya.

Menurutnya, keberadaan dan kehadiran Komisi HAK-KERAWAM dan juga komisi-komisi lainnya bertugas membantu Bapa Uskup Keuskupan Tanjungkarang dalam melaksanakan tugas pastoralnya. “Terutama dalam merealisasikan visi dasar Keuskupan Tanjungkarang yang telah dibuat bersama,” lanjutnya.

Dikatakan Romo Roy, visi dasar pastoral Keuskupan Tanjungkarang 2018-2027 yakni “Gereja Katolik Keuskupan Tanjungkarang, dengan menjadi terang dan garam dunia bersama Kristus Sang Jalan, Kebenaran dan Kehidupan, adalah Sakramen keselamatan bagi semua orang.”

“Dalam menjalankan tugas pastoralnya, masing-masing komisi berdasar dan berpijak pada visi dasar pastoral Keuskupan Tanjungkarang yang ada dan bersinergi, berkoordinasi dengan komisi-komisi atau bidang yang lain,” tandasnya.

Ditegaskan Romo Roy, atas dasar pertimbang dan pemikiran tersebut, maka komisi HAK-Kerawam menginisiasi untuk mengadakan dialog lintas komisi atau bidang. “Sehingga komisi yang ada bisa bersinergi yang terintegrasi, dan berjejaring dengan komisi atau bidang lain,” tutupnya.

Sebagai informasi, kegiatan dimulai dengan Misa Ekaristi yang dipimpin langsung Romo Roy di Kapel Wisma Albertus, Bandarlampung , Sabtu, 07 Desember 2019, pukul 06.15 WIB.

Dialog diikuti 50 peserta yang undangan diantaranya dari ; komisi-komisi di Keuskupan Tanjungkarang, kelompok-kelompok kategorial, organisasi masyarakat katolik, sekolah, aktivis lintas agama, media, dll.

Dialog lintas komisi dan bidang ini menghadirkan empat narasumber, diantaranya ; Vikjen Keuskupan Tanjungkarang, Romo Yohanes Samiran, SCJ, Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Matheus Yarkoni dan Pakar IT dari Kota Metro, Elda Tambara. Romo Roy turut serta memaparkan materi mengenai “Spiritualitas Pelayan.***

Editor : Robert

133 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *