Ketentraman Hati

Ilustrasi ketrentraman hati. Foto : Robert

Ilustrasi ketrentraman hati. Foto : Robert

Mazmur 4:9 | Selasa, 03 Desember 2019

“Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman.”

Renungan Harian

Beberapa waktu lalu, ada berita yang menggemparkan di negeri ini yaitu perihal vaksin palsu. Kejadian tersebut menimbulkan ketidak-tenteraman dalam diri semua orang, terutama orangtua yang anaknya telah me-nerima vaksin palsu tersebut. Padahal semua orang yang ada di dunia ini membutuhkan rasa tenteram dalam hidupnya.

Kata “tenteram “ memiliki arti:  aman, damai, tidak ada kekacauan, atau tenang.  Ketenteraman sesungguhnya  adalah suasana hati yang timbul sebagai dampak dari reaksi seseorang dalam menyikapi setiap keadaan .

Karena itu rasul Paulus menasihati kita untuk selalu mengisi per-bendaharaan hati dan pikiran jemaat di – Filipi :

Ø  Hendaklah  kita mampu bersikap dan berpikir secara positif, sedahsyat apa pun badai dan gelombang menerjang hidup ini, takkan mampu merampas rasa tenteram di dalam hati kita.

Ø  Disaat goncangan dan tak menenteramkan hati, senantiasa mata kita tetap terarah kepada Tuhan!

Ingatlah bahwa jika kita berseru kepada Tuhan, Ia bukan hanya mendengar, tetapi juga akan menolong dan memberikan kelegaan. Oleh karena itu di segala situasi, senantiasa persembahankanlah  yang benar di hadapan Tuhan. Persembahan yang  benar bukanlah berupa uang atau materi, tetapi juga mempersembahkan seluruh keberadaan hidup kita  ( Roma 12:1).

“Dalam takut akan TUHAN ada ketenteraman yang besar, bahkan ada perlindungan bagi anak-anak-Nya.”  Amsal 14:26.***

Sumber : Lumen2000.org

Editor : Robert

39 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *