Rekoleksi Bersama Anggota Komisi dan Staf Kantor Sekretariat Keuskupan Tanjungkarang

Peserta acara "Rekoleksi Bersama Komisi dan Karyawan Pendukung Kantor Keuskupan Tanjungkarang". (Foto : Romo Roy)

Peserta acara “Rekoleksi Bersama Komisi dan Karyawan Pendukung Kantor Keuskupan Tanjungkarang”. (Foto : Romo Roy)

SUARAWAJARFM.com, PESAWARAN — Manakah yang kita akui atau terima sebagai pekerjaan kita? Bagaimana bidang itu kita hidupi atau kita hayati? Apakah Anda merasa sudah sungguh mengembangkan bagian tanggung jawab Anda? Apakah Anda merasa puas dan itulah hasil optimal yang bisa dicapai orang dalam dalam bidang itu?

Pertanyaan-pertayanan itu dilontarkan Vikjen Keuskupan Tanjungkarang Romo Yohanes Samiran SCJ saat memberikan materi pada acara “Rekoleksi Bersama Komisi dan Karyawan Pendukung Kantor Keuskupan Tanjungkarang”. Kegiatan berlangsung di Gereja Katolik St. Martinus Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Selasa, 23 Juli 2019.

Dalam pemaparan materi rekoleksi, Romo Vikjen Samiran mengupas mengenai “Nilai dan Talenta”. Diterangkannya kerja adalah salah satu wujud nyata “nilai hidup” manusia.

“Dikatakan salah satu, karena memang bukan satu-satunya dan bukan yang tertinggi; karena kerja untuk sendiri adalah ungkapan atau perwujudan dari berbagai kesadaran akan hakekat manusia, seperti panggilan, ambil bagian dalam karya besar Allah yang mencipta dan memelihara ciptaan-Nya,” ungkap Romo Samiran.

Menurut Romo Samiran, dikatakan “nilai” karena sadar dan tidak kita mengekspresikan diri dan kapasitas kita dalam pekerjaan kita. “ Itulah sebabnya kadang orang sulit untuk pensiun, istirahat, dan melepaskan pekerjaan. Kerja tidak sama dengan sembarang melakukan aktivitas,” imbuhnya.

Penghargaan atau prestasi, lanjut Romo Samiran ternyata tidak semata-mata ditentukan oleh tinggi rendahnya jabatan, atau banyak sedikitnya jabatan dan tanggung jawab. “Tetapi kesetiaan dalam melakukan atau mengembangkan apa yang dipercayakan orang kepada kita,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Uskup Keuskupan Tanjungkarang, Mgr Yohanes Harun Yuwono turut serta dalam rekoleksi ini. 30-an orang dari seluruh Komisi di Keuskupan Tanjungkarang baik awam, imam maupun biarawati turut serta. Setelah rekoleksi di Gereja Katolik St. Martinus Hanura, dilanjutkan dengan rekreasi bersama ke Pulau Tegal Mas, Pesawran, Lampung.***

Editor : Robert

140 Total Views 2 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *