Pupuklah Kebaikan Dalam Hidupmu

Seorang pria memberikan sepatunya kepada gadis tuna wisma di Rio de Janeiro. (Foto : brilio.net)

Seorang pria memberikan sepatunya kepada gadis tuna wisma di Rio de Janeiro. (Foto : brilio.net)

Matius 13: 24-30 | Rabu, 29 Mei 2019

Tetapi ia  menjawab, ‘Jangan, sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada waktu kalian mencabut lalangnya. Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai tiba.Pada waktu itu akan berkata kepada para penuai, ‘Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandumnya kedalam lumbungku’.

Renungan Harian

Yesus menyarankan agar gandum dan illalang dibiarkan bertumbuh bersama-sama sampai musim panen, baru dipisahkan .Illalangnya jangan dicabut, nanti gandumnya ikut tercabut.Yesus memakai perumpamaan ini untuk menggambarkan bagaimana Tuhan membiarkan kebaikan dan kejahatan bertumbuh bersama. Tuhan begitu sabar terhadap manusia.

Kita mau supaya bisa menikmati hidup damai, tentram dan bahagia tanpa kejahatan. Akan tetapi Tuhan sendiri mengatakan, “Biarkanlah keduanya tumbuh bersama-sama!”.Orang baik dan orang jahat diberi “kesempatan” oleh Tuhan.Kesempatan kepada orang baik untuk memenangkan orang jahat dan kesempatan kepada orang jahat untuk bertobat dari kejahatannya dan menjadi orang baik.Tuhan tidak buru-buru mecabut nyawa mereka yang berhati kotor dan berperangai culas.

Tugas kita sebagai orang beriman adalah “memupuk kebaikan” dalam diri kita dan mempengaruhi orang lain untuk menjadi baik. Setiap orang tua hendaknya menanamkan dan memupuk kebaikan dalam dirinya, Amin.***

Sumber : Lumen2000.org

Editor    : Robert

130 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *