Uskup Tanjungkarang Kukuhkan Kepengurusan Yayasan Insan Damai Masa Bakti 2019-2022

Uskup Keuskupan Tanjungkarang, Mgr Yohanes Harun Yuwono mengukuhkan kepengurusan Yayasan Insan Damai masa bakti 2019-2022.

Uskup Keuskupan Tanjungkarang, Mgr Yohanes Harun Yuwono mengukuhkan kepengurusan Yayasan Insan Damai masa bakti 2019-2022.

BANDAR LAMPUNG, SUARAWAJARFM.com – Uskup Keuskupan Tanjungkarang, Mgr Yohanes Harun Yuwono mengukuhkan kepengurusan Yayasan Insan Damai masa bakti 2019-2022. Uskup didampingi Pastor Kepala Paroki Maria Ratu Damai Teluk Betung, RD Apolonius Basuki.

Kepengurausan baru Yayasan Insan Damai dengan Adreanus Budi Jaya sebagai Ketua dikukuhkan. Acara pelantikan berlangsung di GSG setempat Jl. WR. Supratman No.24 A  Teluk Betung, Bandar Lampung, pada Sabtu, 10 Februari 2019 lalu.

Pada kesempatan itu, Adreanus Budi Jaya menegaskan, di masa kepemimpinannya yang memasuki periode kedua ini, akan melanjutkan program-program yang baginya masih menjadi pekerjaan rumah.

“PR (pekerjaan rumah) kita masih banyak, salah satunya kita harus menyelesaikan administrasi mengenai keanggotaan. Kemudian kita akan tingkatkan lagi di segi sosial kemasyarakatan,” terang Budi Jaya.

Gerakan orang tua asuh menurut Budi Jaya akan menjadi program prioritas yang segera direalisasikan pada masa bakti pengurus tiga tahun ke depan.

“Kita akan perbaharui mengenai gerakan orang tua asuh. Kita asuh dari SD, SMP sampai kuliah kita akan biayai, kemudian nanti kita akan kita kenalkan dengan orang tua asuhnya,” tegasnya.

Disamping itu, Ketua Yayasan Insan Damai membeberkan program pelayanan untuk masyarakat umum yang pada tahun 2019 ini akan dijalankan.

“Kemudian nanti kita akan tingkatkan lagi ke depan untuk melayani sesama di luar Katolik kita juga ada khusus program namanya air bersih dan bedah rumah,” papar Budi Jaya.

Sementara itu, Uskup Keuskupan Tanjungkarang, Mgr Yohanes Harun Yuwono menyampaikan profisiat dan selamat pada kepengurausan Yayasan Insan Damai.

“Saya berharap Yayasan Insan Damai tidak melulu mengurusi orang mati, tapi juga orang hidup. Mari kita kawal bersama. Kehidupan kita harus tetap terpelihara untuk selama-lamanya,” pungkasnya.***

Editor : Robert

 

169 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *