BPNB : Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku Menjadi Fokus Tim Gabungan Untuk Evakuasi

Kondisi Pulau Sebesi Lampung Selatan pasca tsunami. Foto : Facebook Subagio Wibisono Raharjo

Kondisi Pulau Sebesi Lampung Selatan pasca tsunami. Foto : Facebook Subagio Wibisono Raharjo

KALIANDA, SUARAWAJARFM.com — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut dua pulau yang saat ini menjadi fokus tim gabungan untuk evakuasi. Yakni Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku di Kabupaten Lampung Selatan.

BNPB juga meneyebut sebanyak tujuh desa di Kecamatan Sumur, Pandeglang masih terisolasi. Petugas berupaya menjangkau desa tersebut dengan mengerahkan alat berat.

BNBP mencatat tujuh desa yang terisolasi yakni Desa Cigorondong, Kertajaya, Sumberjaya, Tunggajaya, Ujungjaya, Kertamukti dan Desa Tamanjaya.

Dari tujuh desa itu, hanya satu desa yang dapat dijangkau tim gabungan, yakni desa Tamanjaya. Itupun baru dua dusun (Dusun Paniis dan Dusun Tanjung Male).

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, masa tanggap darurat bencana tsunami Selat Sunda akan berlangsung selama 14 hari.

“Masa tanggap darurat di Pesisir Banten akan berlangsung 14 hari. Sementara untuk Lampung tujuh hari yakni hingga tanggal 29 Desember 2018,” kata Sutopo di Gedung BNPB, Selasa, 25 Desember 2018.

Namun, masa tanggap darurat bencana bisa diperpanjang, mengingat sulitnya menyisir kawasan yang terdampak tsunami.

“Kemungkinan bisa diperpanjang. Kepala daerah selalu aktif memimpin rapat koordinasi. Ini merupakan tingkat bencana kabupaten. Pemda dipastikan sanggup mengatasi dan secara nasional sanggup menangani,” ujar Sutopo.***

Editor : Robert

171 Total Views 5 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *