Selama 2018, PT KAI Divre IV Telah Melayani 3.296 Pasien Dalam Bakti Sosial Pengobatan Gratis

PT KAI Divre IV Tanjungkarang kembali melakukan kegiatan bakti sosial di Stasiun Paninjawan (Rabu,28/11) dan Spancar (Kamis, 29/11).

PT KAI Divre IV Tanjungkarang kembali melakukan kegiatan bakti sosial di Stasiun Paninjawan (Rabu,28/11) dan Spancar (Kamis, 29/11).

BANDAR LAMPUNG, SUARAWAJARFM.com — Mengalhiri rangkaian bakti sosial kesehatan PT KAI Divre IV Tanjungkarang kembali melakukan kegiatan bakti sosial di Stasiun Paninjawan (Rabu,28/11) dan Spancar (Kamis, 29/11).

Kegiatan ini sekaligus sebagai penutup bakti sosial kesehatan tahun 2018 dengan mengundang masing-masing 300 warga sekitar. Hadir pada acara tersebut antara lain Manajemen PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Muspika setempat, Kepala Puskesmas dan Dinas Kesehatan.

Dalam kegiatan di Stasiun Paninjawan tercatat sebanyak 302 pasien yang hadir sedangkan di stasiun spancar ada 320 pasien. Total pasien yang telah dilayani selama tahun 2018 tercatat sebanyak 3.296 pasien.

EVP Divre IV Tanjung Karang Sulthon Hasanudin menerangkan bahwa secara umum fasilitas pelayanan kesehatan yang akan diberikan di dalam Rail Clinic adalah jenis pelayanan kesehatan primer atau pelayanan tingkat pertama.

Rail Clinic ini dibagi menjadi beberapa bagian, yakni ruang monitoring dokter, ruang tindakan, pemeriksaan gigi, dan ruang bersalin.

“Juga didukung oleh tenaga medis : dokter umum, dokter gigi, dokter kandungan, bidan, apoteker, petugas Lab, petugas poli mata. Peralatan medis untuk pemeriksaan mata juga sudah menggunakan alat digital, Dental unit pada Rail Clinic ini pun  dilengkapi TV monitor sehingga memudahkan pemeriksaan gigi,” jelas Sulthon Hasanudin.

“Pada setiap kegiatan bakti sosial pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis PT KAI Divre IV Tanjungkarang menyiapkan 14 Tenaga medis yang terdiri dari 2 dokter gigi, 2 dokter umum, 2 bidan, 2 apoteker, 2 petugas polimata, 2 petugas lab, 2 perawat, sedangkan masyarakat yang diundang rata-rata 200 warga masyarakat sekitar mekanismenya diserahkan kepada Lurah/Kepala Lingkungan/RT masing-masing”, jelas Sulthon.

Lebih lanjut dijelaskan, selain melayani kesehatan masyarakat selama tahun 2018 telah dibearikan juga sebanyak 440 buah kacamata gratis dan 440 buah tas sekolah serta bingkisan bagisiswa/i Sekolah Dasar (SD).

Sulthon mengharapkan dengan bakti sosial pelayanan kesehatan dan pemberian kacamata gratis yang telah dilakukan selama ini bisa membantu meningkatkan taraf kesehatan masyarakat sekitar jalur rel yang tidak terjangkau sarana kesehatan.

Disela-sela kegiatan bhakti sosial dilakukan sosialisasi keselamatan dan pentingnya masyarakat sekitar jalan rel ikut menjaga keamanan dan kelancaran perjalanan KA dengan tidak melakukan pelemparan kereta api yang melintas serta sosialisasi keberadaan Aset PT KAI.***

Repoter : Robert

151 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *