Dinsos Lampung Fasilitasi Tes Calon Tenaga Pendamping Lansia

Dinsos Lampung Fasilitasi Tes Calon Tenaga Pendamping Lansia.

Dinsos Lampung Fasilitasi Tes Calon Tenaga Pendamping Lansia.

BANDAR LAMPUNG, SUARAWAJARFM.com — Dinas Sosial Provinsi Lampung memfasilitasi tes sekitar 18 Peserta calon tenaga pendamping lansia, yang merupakan program baru dari Kementerian Sosial RI. Pelaksanaan bertempat di Aula Kantor Dinas Sosial Provinsi Lampung, Jumat, 24 November 2018.

Direktorat Kementerian Sosial, Bidang Penyusun Program, Wahyu Hendro Darmanto, saat ditemui dilokasi kegiatan mengatakan, 18 peserta yang mengikuti tes terdiri dari, 9 laki-laki, dan 9 perempuan, untuk ditempatkan di Lampung.

Sebelumnya Kementerian Sosial membuka perekrutan tenaga pendamping lansia, dibuka diseluruh secara serentak di seluruh Indonesia. Pendaftaran dilakukan melalui online, pada 7-14 November 2018.

Berdasarkan penilaian peserta tersebut telah lulus tes administrasi, untuk persyaratan mendaftar menjadi tenaga pendamping lansia ialah Minimal S1.

“Peserta yang ikut tes hari ini, sebelumnya telah lulus tes administrasi, dan sekarang sedang mengikuti tes pengetahuan umum, dan psikotes,” ujarnya.

Hendro menambahkan, untuk tim penguji, Kemensos bekerjasama dengan UIN Jakarta, yang berlangsung selama dua hari.

Jika nanti lulus tes, maka pendamping lansia tugasnya sebagai koordinator, pendataan lanjut usia, tugas utamanya ialah membantu dinsos menangani lanjut usia.

Peserta tes bersama Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Sumarju Saeni.

Peserta tes bersama Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Sumarju Saeni.

Untuk pengumuman kelulusan menjadi pendamping lansia, bisa dilihat melalui website, www.kemensos.co.id atau kemsos.co.id.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Sumarju Saeni, mengatakan, peran dinas sosial dalam seleksi ini hanya sebagai fasilitator yang memfasilitasi terselenggaranya ujian, seperti menyediakan tempat. Sedangkan rekrutmen melalui online secara nasional, dan pengujinya dari UIN Jakarta.

Peran pendamping lansia sangat dibutuhkan, seperti diketahui bersama, bahwa di Provinsi Lampung, angka harapan hidup semakin naik, maka akan terjadi lonjakan penduduk lansia.

Namun sayangnya, lonjakan tersebut kurang diimbangi dengan peningkatan ekonomi keluarga, sehingga dalam hal ini Kemensos melalui Dinas Sosial, ada kegiatan atau bantuan untuk kesejahteraan lansia.

Untuk saat ini di provinsi hanya ada satu panti layanan lansia, dengan kapasitas 100, dimana persyaratan tinggal di panti ialah, bagi mereka yang tidak memiliki keluarga, dan itu alternatif terakhir.

Sedangkan untuk lansia dimasyarakat, perlu ada pendamping terhadap mereka dalam menjalankan program-program home care untuk lansia yang tidak produktif, dan harus dipelihara sebagaimana layaknya orang tua kita sendiri yang wajib kita hormati.

Selanjutnya bagi lansia yang masih produktif, ada program home care lainnya seperti kegiatan senam lansia, kerohanian, dan ada usaha-usaha yang bersifat produktif, dan yang mendampingi adalah pendamping lansia.

“Pada dasarnya lansia secara psikologis berbeda dengan anak-anak, dimana budaya kita mengajarkan bahwa kita harus menghormati lansia, karena mereka banyak pengalamannya banyak kearifan-kearifannya yang bisa kita ambil,” pungkasnya.***

Reporter : Robert

261 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *