PGN Luncurkan 32 Unit Gaslink Truck Berbahan Bakar Gas Bumi

Petugas dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sedang mengecek Gaslink Truck. PGN melalui anak perusahaannya, PT Gagas Energi Indonesia hari ini melaunching 32 unit Gaslink Truck berbahan bakar gas bumi. Peluncuran Gaslink Truck ini merupakan wujud keseriusan PGN Group untuk melayani pelanggan-pelanggan di luar jaringan pipa gas bumi.

Petugas dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sedang mengecek Gaslink Truck. PGN melalui anak perusahaannya, PT Gagas Energi Indonesia hari ini melaunching 32 unit Gaslink Truck berbahan bakar gas bumi. Peluncuran Gaslink Truck ini merupakan wujud keseriusan PGN Group untuk melayani pelanggan-pelanggan di luar jaringan pipa gas bumi.

JAKARTA, SUARAWAJARFM.com — PT Perusahaan Gas Negara Tbk tak henti-hentinya melakukan terobosan dan memastikan penggunaan gas bumi sebagai sumber energi yang ramah lingkungan semakin masif. Pada pertengahan November ini, PGN melalui anak perusahaannya PT Gagas Energi Indonesia akan meluncurkan sebanyak 32 unit Gaslink Truck yang sepenuhnya menggunakan gas bumi sebagai bahan bakarnya.

“Kami berharap manfaat gas bumi sebagai sumber energi yang ramah lingkungan dan efisien semakin banyak diketahui oleh masyarakat lewat peluncuran 32 unit Gaslink Truck berbahan bakar gas bumi ini,” kata Direktur Komersial PT PGN Tbk, Danny Praditya dalam keterangan resmi perusahaan, Jumat (16/11).

Danny mengatakan, peluncuran 32 unit Gaslink Truck berbahan bakar gas bumi ini merupakan wujud keseriusan PGN Group untuk melayani pelanggan-pelanggan di luar jaringan pipa gas bumi. Menurut Danny, ini juga merupakan upaya perusahaan untuk memperluas jaringan penyebaran penjualan Gaslink.

Gaslink adalah produk Compressed Natural Gas (CNG) yang menggunakan teknologi Gas Transportation Module (GTM) yang dikembangkan oleh PT Gagas Energi Indonesia. Gaslink merupakan solusi penyediaan gas bumi untuk lokasi tanpa jaringan pipa distribusi gas bumi.

Sebanyak 32 unit Gaslink Truck ini nantinya akan digunakan untuk memaksimalkan penjualan Gaslink yang akan disebar di tiga wilayah operasional PT Gagas Energi Indonesia. Adapun wilayah-wilayah penjualan Gaslink tersebut yakni di Regional I (Jakarta, Bekasi, Bogor, Sukabumi, Purwakarta, Bandung, Serang, Cilegon, Lampung), Regional II (Jawa Timur, Semarang, Yogya), dan Regional III (Pekanbaru dan Batam).

Menurut Danny, Gaslink Truck berbahan bakar gas bumi ini dapat menciptakan efisiensi penggunaan solar kurang lebih 140.000 liter per tahun atau setara dengan penghematan sebesar 50 %. “Ini merupakan salah satu usaha kami untuk mengoptimalkan energi baik PGN sebagai bahan bakar yang ramah lingkungan,” kata Danny.

Hingga saat ini, PGN melalui PT Gagas Energi Indonesia telah berhasil memasarkan Gaslink ke lebih dari 70 pelanggan yang tersebar di sejumlah kota/kabupaten di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Lampung, Batam, Bandung, Yogyakarta, dan Pati. Gaslink hadir sebagai solusi energi yang lebih ekonomis dan mudah bagi masyarakat Indonesia, mulai dari kebutuhan komersial sampai dengan industri dan pembangkit listrik.

Selain Gaslink, PT Gagas Energi Indonesia juga menyediakan produk Gasku, yang merupakan bahan bakar gas untuk transportasi baik kendaraan pribadi, kendaraan kedinasan, maupun transportasi umum. Di sektor transportasi, hingga kini PT Gagas Energi Indonesia telah mengelola 12 SPBG dan 4 MRU yang tersebar di beberapa kota. Sementara untuk penyediaan kelistrikan, dikelola oleh PT Widar Mandripa Nusantara, anak usaha PT Gagas Energi Indonesia.

Di Lampung sendiri kendaraan yg sudah menggunakan produk BBG Gasku sudah sebanyak 105 unit kendaraan yang terdiri dari kendaraan dinas pemprov, pemkot, taksi trans lampung dan taksi puspa jaya.

Lalu untuk industri di Lampung yg sudah menggunakan produk CNG Gaslink terdiri dari industri makanan, olahan hasil bumi, hotel, maupun restoran dimana efisiensi dari penggunaan Gaslink tersebut bisa mencapai hingga 15 persen.***

Reporter : Robert

114 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *