Labuhan Maringgai Jadi Gerbang Masuk Pengaliran Gas Bumi PGN ke Lampung

Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso bersama Divission Head Communication Corporate, Desy Anggia Wulandari  dalam kunjungannya di Station LBM, Lampung Timur, Senin, 15 Oktober 2018.

Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso bersama Divission Head Communication Corporate, Desy Anggia Wulandari dalam kunjungannya di Station LBM, Lampung Timur, Senin, 15 Oktober 2018.

LAMPUNG TIMUR, SUARAWAJARFM.com  — Komitmen PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) untuk menyediakan energi baik gas bumi bagi Indonesia selalu menjadi fokus dalam setiap pengembangan bisnis perusahaan. Labuhan Maringgai (LBM) Offtake Station adalah salah satu wujud komitmen PGN dalam penyediaan energi baik di Provinsi Lampung.

LBM OS ini merupakan pintu gerbang infrastruktur jaringan serta penyaluran gas bumi ke wilayah Provinsi Lampung. Melalui pipa South Sumatera West Java (SSWJ) gas bumi dialirkan dari Station Pagardewa di Sumatera Selatan menuju Lampung, pipa diameter 32” sepanjang 268 KM inilah yang menjadi penopang kebutuhan gas bumi untuk wilayah Sumatera Bagian Selatan dan Jawa Bagian Barat.

Station PGN LBM sendiri telah berdiri sejak tahun 2007 dengan seluruh kelengkapan peralatan serta kapabilitas personil yang sangat mumpuni. Kapasitas ini yang membuat pengguna gas bumi khususnya sektor pembangkit, industri dan komersial yang ada di Lampung semakin yakin kehandalan jaringan PGN merupakan satu-satunya alternatif energi yang dapat diperhitungkan dalam menopang kebutuhan industri komersial dan Pembangkit.

“PGN selalu siap untuk menjadi penyedia energi gas bumi bagi kebutuhan pembangkit serta industri komersial di seluruh wilayah Nusantara, terutama di wilayah Sumatera ini,” ujar Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso dalam kunjungannya di Station LBM, Lampung Timur.

Gigih mengatakan, bahwa saat ini pemanfaatan gas bumi wilayah Lampung hanya sekitar 40 % dari kapasitas pipa yang ada. Pemanfaatan gas bumi untuk wilayah Lampung baru sekitar 34 BBTUD, meliputi PLTMG Tarahan 24 MW (4 BBTUD), PLTMG Sutami 30 MW (4.5 BBTUD), PLTG (MPP) New Tarahan 100 MW (22 BBTUD), serta pelanggan industri komersial lainnya. Kapasitas pipa jaringan distribusi yang ada saat ini mampu mengalirkan 80 Mmscfd.

Dengan kondisi saat ini, PGN menyatakan kesiapannya dalam mendukung pertumbuhan Kawasan industri Lampung. Terutama kawasan-kawasan yang telah menjadi rencana pengembangan strategis Pemerintah Provinsi Lampung. Efisiensi pemanfaatan gas bumi sebagai bahan bakar ini telah dirasakan oleh berbagai industri yang ada di Lampung, beberapa diantaranya Garuda Food, Cheil Jeddang, Nestle, Coca-Cola, Aman Jaya Perdana, Hotel Sahid, Novotel, Bumi Menara Internusa, LDC Indonesia, dan masih banyak lagi industri lain di Lampung.

Diluar sektor energi, PGN juga telah mengembangkan solusi terintegrasi bagi kebutuhan pelanggan. Solusi tersebut dikembangkan dalam PGN 360.***

Reporter : Robert

37 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *