Community Bicycle Batu Putih (Combat) Banjir Pujian

Penyerahan Bendera Goweser dari Ketua Gowes Bandar Mataram (Gobam), Anam kepada Kordinator Gobam Community Bicycle Batu Putih (Combat), Ramadhan selaku tuan Rumah LB#19 didampingi Koordinator Goweser Lampung Babeh Rudy, di Lapangan Tiyuh Toto Katon, Minggu, 23 September 2018.

Penyerahan Bendera Goweser dari Ketua Gowes Bandar Mataram (Gobam), Anam kepada Kordinator Gobam Community Bicycle Batu Putih (Combat), Ramadhan selaku tuan Rumah LB#19 didampingi Koordinator Goweser Lampung Babeh Rudy, di Lapangan Tiyuh Toto Katon, Minggu, 23 September 2018.

TULANG BAWANG BARAT, SUARAWAJARFM.com – Community Bicycle Batu Putih (Combat) dan warga Tiyuh (Desa) Toto Katon, Batu Putih, Tulang Bawang Barat dibanjiri pujian atas penyelenggaraan Lampung Bersepeda Seri 19 (LB#19).

Pada perhelatan LB#19 pada Minggu, 23 September 2018, Combat dibantu warga Tiyuh Toto Katon serta sejumlah organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna, Pramuka dan komunitas sepeda motor.

Menariknya, warga lain dari Tiyuh Margo Mulyo dan Toto Makmur juga turut ambil bagian pada hajat rutin pecinta sepeda di Lampung ini.

Koordinator Goweser Lampung Babeh Ruddy menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya LB seri 19 yang tak lepas dukungan penuh warga Tiyuh Toto Katon dan sekitarnya.

“Saya mengapresiasi dan penghargaan yang cukup tinggi untuk Combat dan seluruh masyarakat di Kecamatan Batu Putih, Tulang Bawang Barat pada khususnya, bahwa pelaksaan Lampung Bersepeda Seri 19 sudah berjalan sukses berkat dukungan masyarakat sepenuhnya,” kata Babeh Rudy di Bandar Lampung, Senin 24 September 2018.

Pujian untuk Combat dan warga Tiyuh Toto Katon atas pelaksaaan Lampung Bersepeda Seri 19 juga datang dari Great Giant Foods Cycling Club (GGFCC).

“Luar biasa buat club Combat, jarak yang jauh dari pusat kota tidak mematahkan semangat bersepeda, seluruh team dan element masyarakat di sana dapat bersatu di event LB#19, luar biasa!,” kata Ketua GGFCC, Adam Dimdim.

Kementar bernada pujian juga terlontar dari Club Gowes Asik Pulung Kencana (Gaspul) Tulang Bawang Barat (Tubaba), melalui koordinatornya saat dihubungi Radio Suara Wajar dari Bandar Lampung, 24 September 2018.

“Sangat bagus sekali, jadi sinergi sekali antar masyarakat dengan Combat. Jadi mereka (warga sekitar) mendukung sekali, jadi bangga banget banget untuk anak-anak  Combat. Pokoknya apresiasi sekali untuk Combat, empat jempol untuk mereka,” tutur Ketua Gaspul Tubaba, Mbah Apoenk.

Koordinator  Combat, Ramadhan terharu mendengar banjir pujian untuk club sepeda yang ia pimpin. Menurutnya suasana gotong-royong yang demikian bukanlah hal yang baru di Tiyuh Toto Katon.

“Pada waktu rapat persiapan yang melibatkan warga sekitar, terlontar tawaran warga bahwa mereka merasa kasian jika tidak menjamu dengan baik,” katanya kepada Radio Suara Wajar, Senin, 24 September 2018.

“Wah, kalau tidak dikasih nasi bungkus nanti kasian, terutama tamu-tamu yang jauh itu,” kata Ramadhan menirukan ucapan warga.

Mewakili panitia dan Combat, Ramadhan menyampaikan rasa terimakasihnya dan permohonan maaf kepada seluruh goweser yang turut ambil bagian pada perhelatan Lampung Bersepeda #19.

“Saya atas nama kordinator team Combat mengucapkan banyak  terimakasih atas kunjungan teman-teman semua mohon maaf atas segala kekurangan. Itulah  tempat kami, medan kami, dan begitulah  keadaan  perjalanan kami.”

“Bila kami mendatangi even di luar sana, dengan penuh semangat dan perjuangan serta tantangan. Sungguh kami bangga kepada teman-tema semua, dengan semangat slogan “Satu Sepeda Sejuta Sahabat” sudah kita wujudkan di LB#19 ini,” pungkasnya

Evakuasi goweser cilik saat perhelatan Lampung Bersepeda Seri 19, Minggu, 23 September 2018.

Evakuasi goweser cilik saat perhelatan Lampung Bersepeda Seri 19, Minggu, 23 September 2018.

Sekretaris Tiyuh Toto Katon, Eko Susanto saat dikonfirmasi membenarkan bahwa warga desanya menjunjung tinggi asas gotong-royong dan tolong menolong.

“Di tempat kami itu selalu terbuka. Mereka itu (warga Tiyuh Toto Katon) membayangkan kalau yang datang itu (tamu) keluarganya. Seandainya mereka punya keluarga di luar, punya anak di luar, kemungkinan anak mereka di luar seperti itu. Makanya masyarakat kami kalau ada tamu, ada kegiatan, hajat apapun ya selalu guyub,” tandas Eko Susanto.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari Ketua Panitia, Mulyono, Lampung Bersepeda Seri 19 diikuti seribuan peserta dari berbagai club sepeda di seluruh Lampung.

“Pesertanya di atas seribu, baik dari yang dekat dan dari 13 kabupaten di Lampung, Satu sepeda sejuta sahabat, satu sepeda satu Lampung dan satu sepeda Satu Indonesia. Salam dua pedal!” pungkasnya.***

Reporter : Robert

262 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *