Tim UPSK Provinsi Lampung Lakukan Layanan Konsultasi dan Mefis Bagi Disabilitas di Kabupaten Way Kanan

Bimbingan dan Pemantapan Petugas Pelaksanaan Kedaruratan Lanjut Usia (05/09/2018) di Novotel, Bandar Lampung.

Bimbingan dan Pemantapan Petugas Pelaksanaan Kedaruratan Lanjut Usia (05/09/2018) di Novotel, Bandar Lampung.

BANDAR LAMPUNG, SUARAWAJARFM.com — Setelah seminggu yang lalu Tim Unit Pelayanan Sosial Keliling (UPSK) Provinsi Lampung melaksanakan layanan konsultasi dan mefis bagi disabilitas di Kabupaten Pringsewu, selanjutnya Tim melaksanakan kegiatan yang sama di Kabupaten Way Kanan.

Dalam sambutan tertulisnya dalam acara pembukaan Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Sumarju Saeni yang dibacakan oleh Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Way Kanan M. Darwis (05/09/2018) di Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Way Kanan.

Sumarju mengatakan penanganan masalah sosial penyandang disabilitas merupakan serangkakaian yg bersifat pengembangan pelayanan kesejahteraan sosial sebagai upaya untuk memberdayakan para penyandang disabilitas sehingga mampu melaksanakan fungsi sosialnya dalam kehidupan masyarakat.

“UPSK ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memperluas jangkauan pelayanan khususnya penyandang disabilitas dan juga mendorong masyarakat secara luas untuk lebih aktif dalam upaya kesejahteraan sosial penyandang disabilitas di lingkungannya,” katanya.

Masih menurut Sumarju, upaya Pemerintah dalam meningkakat kesejahteraan penyandang masalah sosial, dilakukan malalui tiga sitim pelayanan yaitu: pelayanan dalam panti, luar panti dan pelayanan melalui Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM).

Sumarju juga mengatakan sebagaimana UU No.8 tahun 2016 tentang Disabilitas disebutkan bahwa Penyandang Disabilitas memiliki hak hidup, bebas dari stigma, privasi, keadilan dan perlindungan, hukum, pendidikan, pekerjaan, kewirausahaan, koperasi, kesehatan, politik, keagamaan, keolahragaan, kebudayaan, pariwisata dan kesejahtetaan sosial, akses pelayanan publik, perlindungan dari bencana, dsb.

Diakhir sambutan kadis sosial prov lampung  mengharapkan dalam waktu yg singkat ini, peserta UPSK dapat memanfaatkan kegiatan ini sebagai sarana untuk memeriksakan kesehatannya.

“Selain itu bisa sebagai ajang berkonsultasi mengenai apa yang menjadi hambatan yang dirasakan dalam aktifitas sehari-hari dan mendapat solusi atas masalahnya,” kata dia.

Menurut Kepala Seksi Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Dinas Sosial Provinsi Lampung, Sutikno UPSK ini dilaksanakan dari tanggal 4 sd 8 September 2018 dan pada akhir pelaksanaan akan dilaksanakan Sarasehan Sosial dengan tujuan untuk menginformasikan hasil UPSK.

“Disamping itu juga temuan yang menonjol dan harus segera ditundaklanjuti. Mengingat keterbatasan anggaran diharapkan partisipasi masyarakat dalam upaya pengadaan alat bantu disabilitas,” katanya.

Menurut Sutikno pada saat pembukaan kegiatan dihadiri oleh 125 penyandang disabilitas. Secara simbolis diserahkan bantuan alat bantu seperti kursi roda, alat bantu dengar, kruk ketiak, tongkat penuntun,” tutupnya.***

Reporter : Robert

139 Total Views 2 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *