Bulog Divre Lampung Kenalkan Beras Kemasan 200 Gram

bulog-divre-lampung-luncurkan-beras-kita

Mobil Perum Bulog, menjadi stand penjualan beras, tepung terigu, gula, dan minta goreng merk kita, saat pelaksanaan penetrasi pasar yang berlangsung di Pasar Panjang, Bandar Lampung, Sabtu, 28 Juli 2018. Foto : Robert

BANDAR LAMPUNG, SUARAWAJARFM.com — Bulog Divre Lampung memperkenalkan beras kemasan merek Beraskita pada kegiatan Penetrasi Pasar 28-29 Juli 2018. Sebelumnya Beraskita telah dilaunching oleh Bulog Divre Lampung.

Beraskita tersebut, ditawarkan kepada pengunjung Pasar Panjang, Pasar Tugu, Pasar Tamin di Bandar Lampung serta Pasar Kopindo dan Pasar Margorejo di Kota Metro.

Kepala Bulog Divre Lampung, Muhammad Attar Riza mengatakan, Perum BULOG terus melakukan terobosan guna mendukung pemerintah.

“Terobosan kami ini juga guna menjalankan fungsi utama dalam hal ketersediaan dan keterjangkauan pangan, salah satunya yaitu penyediaan beras dalam bentuk kemasan renceng,” katanya.

Menurut Attar, Beraskita kemasan ini merupakan jenis beras kualitas premium.

“Dikemas secara menarik per 200 gram yang cukup untuk 2 – 3 porsi, serta dijual dengan harga yang sangat terjangkau yaitu Rp 2.500,- per kemasan,” jelas Attar.

“Beras dengan kemasan yang mudah dibawa ini sangat sesuai bagi traveler, pendaki gunung, anak kostan, keluarga kecil, maupun untuk kalangan yang memiliki penghasilan harian,” ujarnya, Sabtu 28 Juli 2018.

Attar menambahkan, Beraskita tepat untuk semua kalangan, karena sesuai dengan kebutuhan saat ini yaitu praktis, sehat dan ekonomis.

“Selain di kantor Perum BULOG Divre Lampung, beras ini akan segera dapat diperoleh di sejumlah Subdivre dan Kansilog yang ada, RPK, serta kios-kios di pasar tradisional yang bekerjasama dengan Perum BULOG Divre Lampung,” jelasnya padat.

Ditegaskan Attar, kehadiran Beraskita di Provinsi Lampung ini diharapkan dapat memberikan alternatif dan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh beras dengan kualitas premium.

“Selain kualitasnya oke, juga harga Beraskita sangat terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.

Selain beras, Bulog juga menawarkan produk kebutuhan pangan lainnya seperti minyak goreng, tepung terigu, dan gula pasir merek “Kita”.

Sebagai informasi, penetrasi pasar digelar Pemprov Lampung, bersama Satgas Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), guna menjaga stabilitas harga komoditas pangan.

Penetrasi pasar berlangsung di lima lokasi pasar tradisional yang ada di Kota Bandar Lampung dan Kota Metro.***

Reporter : Robert

26 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *