Saatnya Pemuda Katolik Ambil Bagian Melawan Intoleransi dan Radikalisme

– Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Lampung Marcus Budi Santoso.

Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Lampung Marcus Budi Santoso.

TANGGAMUS, SUARAWAJARFM.com – Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Lampung Marcus Budi Santoso mengajak anggotanya untuk ambil bagian melawan intoleransi dan radikalisme.

“Saatnya Pemuda Katolik ambil bagian melawan intoleransi dan radikalisme,” kata Ketua Komda Lampung, Marcus Budi Santoso dalam acara Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) Tanggamus di Gisting Tanggamus, Selasa, 29 Mei 2018.

Orang nomor satu di tubuh Pemuda Katolik Lampung ini juga menyerukan pada anggotanya untuk turut serta menciptakan iklim masyarakat yang kondusif.

“Saatnya Pemuda Katolik berperan ikut ambil bagian terciptanya iklim masyarakat yang kondusif, terlebih di tengah-tengah situasi bangsa yang terus digempur faham radikalisme dikalangan masyarakat dan anak muda,” tegasnya.

Pastor Kepala Paroki Santo Pius X Gisting Romo Antonius Joko, SCY yang hadir pada acara ini menyambut baik Muskomcab Pemuda Katolik Tanggamus.

“Saya berharap prosesnya tidak berhenti sampai disini,  terus menjadi dan memberi warna kepada masyarakat luas,” katanya singkat.

Dijumpai di Bandar Lampung, Moderator Bidang Politik Ormas dan Mahasiswa Keuskupan Tanjungkarang RD Yohanes Kurniawan Jati mengajak Pemuda Katolik untuk membumikan ajaran iman.

“Sebagai organisasi masyarakat Pemuda Katolik harus membumikan ajaran iman dgn tertun di bidang sosial kemasyarakatan. Penguatan internal salah satunya dengan cara Muskomcab dan Muskomac,” katanya.

Menurut Romo Jati – begitu RD Yohanes Kurniawan Jati akrab disapa – menilai rekruitment anggota baru Pemuda Katolik dengan cara masa penerimaan peserta (mapenta) sudah tepat.

“Hal ini penting, namun dibutuhkan up grading pengetahuan dan skill dalam berbagai hal agar mumpuni sebagai agen perubahan dalam kehidupan bersama di masyarakat,” paparnya.

Dikatakan Romo Jati, sinergi dengan kelompok lintas iman memungkinkan dialog iman dan dialog kehidupan yang menumbuhkan harmoni untuk berdiskusi serta mencari solusi atas keprihatinan sosial, kemasyarakatan dan kebangsaan.

“Sebagai pendamping ormas, saya mendukung aktivitas Pemuda Katolik agar menjadi agen perubahan dalam masyarakat, sehingga tercapailah bonum commune atau kebaikan bersama,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam forum Muskomcab yang dihadiri perwakilan-perwakilan kecamatan terpilih Thomas Suharyadi periode 2018 sampai dengan 2021.

Muskomcab, menghasilkan beberapa rekomendasi untuk periode ini. Pada bidang Internal akan segera diagendakan Mapenta dan Muskomac serta KKD. Sedangkan bidang eksternal, membangun sinergi dengan pemerintah kabupaten setempat serta organisasi pemuda yang lain.

Hadir juga dalam kegiatan ini Ketua Dewan Paroki Santo Pius X Gisting yang juga Asisten II Pemerintah Kabupaten Tanggamus, FB Karjiono.***

Reporter : Robert

64 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *