Mgr Yohanes Harun Yuwono : “Kita Semua Bersaudara”

Uskup Keuskupan Tanjungkarang Mgr. Yohanes Harun Yowono.

Uskup Keuskupan Tanjungkarang Mgr. Yohanes Harun Yowono.

BANDAR LAMPUNG, SUARAWAJARFM.com – Uskup Keuskupan Tanjungkarang Mgr. Yohanes Harun Yowono mengajak seluruh umat Katolik di Lampung untuk menjalin kejasama yang baik dengan sesama tanpa memandang perbedaan.

“Motto saya ialah tidak membeda-bedakan orang. Mencintai sesama dengan cinta yang sama,” paparnya saat menjadi pembicara dalam Doa dan Dialog Lintas Iman dengan tema “Duka Mereka, Duka Kita Semua,” di Aula Gereja Katedral Kristus Raja Tanjungkarang, Selasa 15 Mei 2018.

Mgr. Yohanes Harun Yowono mendorong seluruh umat Katolik untuk bekerjasama dengan siapapun tanpa membeda-bedakan. “Tanpa apriori, menganggap siapapun sebagai saudara, dan membangun kehidupan di Indonesia dengan lebih baik. Mengutip Mgr. Albertus Soegijapranata marilah menjadi 100 persen katolik dan 100 persen Indonesia,” katanya.

Terkait aksi terorisme yang terjadi di Surabaya orang Katolik nomor satu di Keuskupan Tanjungkarang ini mengutuk keras tindakan tersebut. “Tak seorang pun boleh mengorbankan dan dikorbankan untuk kepentingan pribadi dan ideologinya. “NKRI harga mati,” katanya tegas.

Pada tempat yang sama Een Riansah dari Kelompok Studi Kader (KLASIKA) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut merasakan duka sekaligus berdoa atas peristiwa terorisme yang terjadi di Surabaya.

“Dalam acara ini kami mengundang Organisasi Kemasyarakatn Pemuda (OKP) lintas agama yang ada di Bandar Lampung. Ini dilakukan untuk menarik simpatik pemuda untuk tetap menjaga keberagaman dan terhindar dari provokasi. Mengingat beberapa pelaku-pelaku teror masih menginjak usia muda. Selain itu juga agenda tersebut turut mengundang para dihadiri beberapa tokoh agama dan masyarakat,” katanya.

Een Riansah berharap kegiatan yang digagasnya ini dapat mempererat silaturahmi antar golongan masyarakat. “Kemudian semoga dengan diselenggarakannya acara ini masyarakat tidak lagi merasa takut dengan teror mengatasnamakan apapun,” serunya.

“Mari kita lawan aksi terorisme, dan jaga Indonesia kita dengan cara bergandengan tangan,” pungkanya.

Koordinator Komisi H.A.K Bidang Politik, Ormas dan Mahasiswa Keuskupan Tanjungkarang RD Yohanes Kurniawan Jati menyambut baik kegiatan yang diinisiator oleh Founder Klasika ini.

“Saya membuka diri dan mengupayakan terselenggara meskipun dalam waktu yg relatif sangat singkat. Saya sadari goal acara ini adalah untuk menciptakan keadaan yang tenang bagi umat untuk beribadah. Segmen orang muda yang disasar juga baik agar mewarnai media sosial dengan unggahan yang sejuk bagi semuanya. Mudah-mudahan terjalin relasi dan kerjasama yang baik di tingkat kaum muda lintas agama ini,” katanya singkat.

Sebagai infomasi, dalam dialog ini selain Uskup Keuksupan Tanjungkarang juga menghadirkan Dedi Wijaya Candra (Gema Budhi), Pdt Samuel D Luas (PGI Wilayah Lampung), Chepri Chaeruman Hutabara (Founder Klasika), Chaidir Bujung (Anggota DPRD Provinsi Lampung/Wakil Ketua NU Provinsi Lampung) dan Wayan Rumite, (Pradah Hindu).

Diakhir acara ini dimelakukan ikrar damai oleh puluhan OKP lintas agama dan tokoh agama. Pemuda Katolik Komda Lampung juga turut andil bagian dalam ikrar ini.***

Reporter : Robert

115 Total Views 2 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *