Renungan Harian Senin, 07 Mei 2018

Yesus. Credits : https://www.facebook.com/thomas.suratno.7

Yesus. Credits : https://www.facebook.com/thomas.suratno.7

Pekan V Paskah

INJIL: Yoh 15: 26-16:4a

Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku.” “Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah. Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu.”, “Hal ini tidak Kukatakan kepadamu dari semula, karena selama ini Aku masih bersama-sama dengan kamu.”

RENUNGAN:

Dengan bantuan Roh Kudus, para murid harus siap untuk menjadi saksi akan kebangkitan Yesus. Roh Kudus itulah yang memampukan dan memberi kekuatan kepada para murid sehingga mereka tidak perlu ragu dalam melangkah. Pengalaman mereka bersama Yesus telah membuat mereka mengenal pribadi Yesus. Pengenalan itulah yang menjadi kesaksian mereka. Para murid sudah mengalami hidup dengan Yesus, mendapat banyak hal dari perjumpaan itu dan kini saatnya mereka membagikan pengalaman bersama Yesus itu.

Bersaksi berarti menyatakan dalam hidup kita keyakinan dan iman kita kepada Yesus yang mulia. Pengalaman akan kebaikan Tuhan itulah yang menjadi kesaksian kita. Tentu semua pengalaman itu mengalir dari iman kita yang mendalam kepada Yesus Kristus. Kita yang telah mengalami kebaikan Tuhan, diminta untuk selalu siap untuk menjadi saksiNya. Sebab dunia membutuhkan kesaksian kita agar semakin banyak orang menyadari kebaikan Allah dalam hidup mereka.

Sadarilah bahwa Roh Kebenaran adalah Roh yang bertugas untuk membenarkan atau meneguhkan. Roh Kudus akan membenarkan atau meneguhkan bahwa Yesus adalah saksi karya penyelamatan artinya yang datang ke dunia untuk menyelamatkan dunia seisinya. Maka kita semua yang percaya kepadaNya juga dipanggil untuk melakukan yang sama, yaitu kemanapun pergi atau dimanapun berada harus menjadi saksi iman, yang senantiasa berusaha menyelamatkan dunia seisinya.

Menghayati panggilan ini kita pasti akan menghadapi aneka tantangan, hambatan dan masalah atau bahkan pengucilan, karena cukup banyak orang yang berpengaruh di dalam kehidupan bersama bertindak menghancurkan lingkungan hidup di dunia ini, antara lain dengan serakah mengambil hasil bumi seperti membabati hutan seenaknya, menguras minyak bumi, perusakan hutan demi tambang batu bara, pembangunan gedung yang merajalela dst..yang semuanya ini menambah ‘pemanasan global’ yang mengancam kehidupan di dunia ini. Namun sebagai saksi iman meskipun harus menghadapi aneka tantangan, masalah dan hambatan, hendaknya tidak putus asa atau menyerah, karena Roh Kudus akan mendukung dan menguatkan kita sehingga kita akan mampu menghadapi semuanya itu.

Menjadi saksi iman akan Yesus Kristus memang antara lain kita harus siap sedia dan rela untuk ‘disalibkan’, artinya berjuang dan berkorban demi keselamatan jiwa umat manusia. Maka baiklah ketika menghadapi tantangan, masalah dan hambatan kita kenangkan aneka pesan atau sabda Yesus yang pernah kita dengarkan, renungkan dan hayati. Kita harus siap sedia menghayati panggilan kenabian kita, yang memang pada umumnya bernasib untuk dibenci dan dikucilkan oleh mereka yang bersikap mental materialistis atau duniawi.

Untuk menjadi saksi, kita tidak perlu takut karena Roh Kudus telah dicurahkan ke atas kita. Inilah yang memampukan kita untuk berani melangkah dan bersaksi. Tuhan tidak minta perbuatan yang besar dan hebat, ia meminta kita menghidupi iman kita dengan setia. Marilah kita bersaksi di tengah dunia sekarang ini.

DOA:

“Ya Tuhan Yesus, curahkanlah Roh Kudus-Mu selalu dan berilah aku keberanian untuk menjadi saksiMu dalam hidup keseharianku, baik di rumah maupun di tempat lainnya, atau pun di mana saja aku berada. Amin.”***

Oleh : RP Thomas Suratno, SCJ

47 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *