Pemuda Katolik dan Organisasi Lintas Agama di Bandar Lampung Salurkan Batuan di Kalianda

Ketua Pemuda Katolik Bandar Lampung Laurentius Wendy Santoso (dua dari kiri) saat menyerahkan bantuan pada korban terdampak di Kalianda Lampung Selatan, Selasa 10 April 2018.

Ketua Pemuda Katolik Bandar Lampung Laurentius Wendy Santoso (dua dari kiri) saat menyerahkan bantuan pada korban terdampak di Kalianda Lampung Selatan, Selasa 10 April 2018.

BANDAR LAMPUNG, SUARAWAJARFM.com — Pemuda Katolik Bandar Lampung turut terlibat dalam penggalangan dan penyaluran bantuan bagi korban bencana di Kalianda, Lampung Selatan. Aksi organisasi lintas agama ini dibalut dalam bingkai “Aksi Pemuda Peduli Sesama.”

Bekerjasama dengan Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) dan GP Ansor-Banser Bandar Lampung, Pemuda Katolik berhasil menghimpun bantuan yang mulai disalurkan semalam, Selasa 10 April 2018.

“Kami berhasil menggalang bantuan dalam waktu 4 hari, berupa mie instan, beras, air mineral, susu, pakaian bekas, sembako, dll. Kami tidak menerima sumbangan dalam bentuk uang,” kata Ketua Pemuda Katolik Bandar Lampung Laurentius Wendy Santoso kepada Radio Suara Wajar, Rabu 11 April 2018.

Laurentius Wendy Santoso berharap dengan bantuan yang diberikan sedikitnya dapat meringankan bagi para korban terdampak di Kalianda Lampung Selatan.

“Harapan semoga bantuan dapat meringankan beban para korban, ini menjadi wujud nyata kesetiakawanan sosial sebagai bangsa Indonesia.  Dan kami ingin menunjukkan ke masyarakat bahwa kami organisasi pemuda lintas agama bisa kerja sama mewujudkan nilai nilai pancasila,” pungkasnya.

Koordinator Komisi H.A.K Bidang Politik, Ormas dan Mahasiswa Keuskupan Tanjungkarang RD Yohanes Kurniawan Jati mengapresiasi aksi nyata Pemuda Katolik Bandar Lampung bersama organisasi lintas agama tersebut.

“Sebagai bagian dari ormas, kegiatan bakti sosial yang dilakukan Pemuda Katolik bersama organisasi pemuda lintas agama merupakan tindakan tanggap terhadap keprihatinan masyarakat sekaligus memberi solusi bagi keprihatinan yang ada. Solusi yang diberikan pastilah bersifat sementara karena dalam kondisi tanggap darurat,” ucapnya singkat melalui sambungan telefon, beberapa saat lalu, Rabu 11 April 2018.***

Reporter : Robert

43 Total Views 2 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *