Tingkatkan Peran Anak Muda Pada Koperasi, KSP Kopdit Mekar Sai Selenggarakan Sarasehan

KSP Kopdit Mekar Sai gelar Sarasehan bertemakan 'Koperasi dan Generasi Milineal’ dilaksanakan pada Sabtu 24 Februari 2018 pukul 09.30 – 12.00 WIB di Kantor Mekar Sai, Pahoman, Bandar Lampung.

KSP Kopdit Mekar Sai gelar Sarasehan bertemakan ‘Koperasi dan Generasi Milineal’ dilaksanakan pada Sabtu 24 Februari 2018 pukul 09.30 – 12.00 WIB di Kantor Mekar Sai, Pahoman, Bandar Lampung.

BANDAR LAMPUNG, SUARAWAJARFM.Com – Sarasehan yang bertemakan ‘Koperasi dan Generasi Milineal’ merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan semangat para generasi muda untuk berperan aktif dalam koperasi.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu 24 Februari 2018 pukul 09.30 – 12.00 WIB di Kantor Mekar Sai, Pahoman, Bandar Lampung.

KSP Kopdit Mekar Sai berusaha memberikan kontribusi terbaik untuk pendidikan serta generasi muda satu di antaranya melalui sarasehan dengan narasumber Anis Saadah, penggiat koperasi dari Koperasi Pemuda Indonesia (Kopindo), Jakarta. 57 orang anak muda dari berbagai komunitas diundang dalam sarasehan yang dimoderatori Y. De Deo Widyastoko.

“Kegiatan ini ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan meningkatkan wawasan perkoperasian generasi muda Indonesia agar di masa mendatang akan menjadi generasi penerus koperasi dan terus berkontribusi untuk kemajuan bangsa,” kata Ketua Dewan Pengurus Kopdit Mekar Sai, Andreas Muhi Pukai.

Menurut Andreas Muhi Pukai sarasehan ini adalah bagian dari rangkain Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke 26 tahun buku 2017 KSP Kopdit Mekar Sai.

“Kalau Mekar Sai ini masih mau berjalan lima puluh tahun ke depan maka ini saatnya kita mulai menggerakkan anak-anak muda, sehingga nanti kita tidak bisa berteori lagi, tapi secara nyata real bahwa Mekar Sai ini memang diserahkan pada anak-anak muda,” pungkasnya.

Narasumber pada acara ini Anis Saadah mengajak peserta yang merupakan anak muda di Lampung untuk berperan aktif dalam koperasi.

“Koperasi hari ini dipandang, stigma di masyarakat dilihat sebagai kumpulan orang tua, sebagai koperasi-koperasi rentenir yang mana itu tidak sesuai dengan generasi milenial,”  kata Anis.

Dibeberkan Anis Saadah pada bonus demografi yang akan terjadi di kurun waktu 2020-2030 merupakan modal dasar pembangunan bangsa dan peluang besar untuk orang muda.

“Dan pada saat itu akan terjadi ketimpangan perekonomian, penggangguran dan koperasi bisa menjawabnya. Di titik ini milenial harus mengisi koperasi untuk melakukan rebranding dan mengisi warna baru di koperasi,” pungkasnya.***

Reporter : Robert

97 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *