Gubernur Ridho: Tunjangan untuk Pengawas dan Staf TU Diberikan Akhir Februari 2018 ini

LAMPUNG TIMUR, SUARAWAJARFM.com — Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo memerintahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung untuk mulai memberikan tunjangan insentif bagi pengawas dan staf tata usaha pada bulan Februrari 2018 ini. Hal tersebut disampaikan Gubernur saat membuka rapat Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Lampung Timur, di Lapangan Sribawono, Kecamatan Sribawono Kabupaten Lampung Timur, Selasa 6 Februari 2018.

Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo di Lapangan Sribawono, Kecamatan Sribawono Kabupaten Lampung Timur, Selasa 6 Februari 2018.

Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo di Lapangan Sribawono, Kecamatan Sribawono Kabupaten Lampung Timur, Selasa 6 Februari 2018.

“Insyallah ini akan diberikan di akhir Februari ini,” kata Ridho. Tunjangan tersebut untuk pengawas sekolah sebesar Rp1,2 juta/bulan, dan untuk tata usaha sekolah sebesar Rp500.000/Bulan.

“Kami memohon doa restu agar Pemprov Lampung tetap amanah dan giat untuk memajukan SMA/SMK, sehingga menghasilkan lulusan yang lebih baik lagi, untuk Provinsi Lampung terkhusus untuk Lampung Timur karena termasuk yang diprioritaskan menjadi salah satu daerah unggulan,” ujar Gubernur.

Gubernur Ridho bertekad pendidikan SMA/SMK di Provinsi Lampung akan menjadi lebih maju dan lebih baik, terutama setelah pelimpahan kewenangan SMA/SMK, di bawah kendali Pemprov Lampung. “Dengan segenap kemampuan yang dimiliki dan segala keterbatasan yang ada, dukungan kepada SMA/SMK akan terus dilakukan,” ujar Gubernur.

Dalam mengembangkan bidang pendidikan pula, Ridho menyampaikan sejauh ini Pemprov telah banyak berbuat. Di antaranya Pemprov telah memberikan lahan untuk Universitas Lampung (Unila) seluas 150 Ha dan pemberian lahan kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Lampung seluas 60 Ha.

“Lahan di Unila disiapkan perluasannya, karena saya tahu anak-anak Lampung Timur banyak akan masuk kesana, dan Lampung Timur yang juga memiliki banyak Madrasah dan Pondok Pesantren yang kedepannya banyak masuk ke UIN Lampung. Itu adalah bentuk dari tekad Pemprov Lampung dalam memperbesar kapasitas pendidikan tinggi untuk mempertajam generasi muda Provinsi Lampung,” katanya.

Ridho berpesan bahwa guru-guru di Lampung Timur harus mempersiapkan generasi muda dalam membangun pertumbuhan di Provinsi Lampung. “Saya berharap bapak ibu guru mempersiapkan generasi muda kita kedepan, agar Lampung Timur ini ketika Provinsi Lampung maju, Lampung Timur juga ikut maju dan sejahtera sehingga anak-anak Lampung Timur benar-benar menjadi tuan rumah dinegerinya sendiri. Saya selaku Gubernur sudah menjadi tugas saya dalam membangun dan menyejahterakan daerah, tetapi untuk membina dalam kemajuan untuk anak-anak Lampung, porsi ini berada di tangan bapak ibu guru,” katanya.

Ridho juga mengimbau agar guru-guru juga memberikan dorongan kepada para siswa/i untuk tergabung dalam organisasi sekolah, sebagai bekal dalam penambahan pengetahuan. “Kemampuam saya belajar di berbagai organisasi semasa sekolah, menjadi bekal pengalaman saya. Mungkin jalur ini juga bisa diikuti sebagian adik-adik kita kedepannya, berikan kesempatan mereka untuk belajar organisasi,” ujarnya.

Apresiasi disampaikan Ketua MKKS Lampung Timur Sugeng atas berbagai program Gubernur Ridho terhadap kemajuan SMA/SMK di seluruh Kabupaten/Kota termasuk di Lampung Timur.

“Kami sangat berterima kasih program bapak Gubernur dalam dunia pendidikan seperti tunjangan kinerja kepala sekolah, diberikannya SK guru honor SMA/SMK, tunjangan honor guru murni SMA/SMK, program Lampung mengajar di daerah terpencil. Semoga dana Bosda dan program sekolah gratis, digulirkan di Lampung Timur,” ujarnya.

Sugeng mengatakan MKKS SMA/SMK Lampung Timur berkomitmen penuh mendukung penuh seluruh program Gubernur Ridho. “Kami MKKS SMA/SMK mendukung penuh seluruh program bapak Gubernur, baik yang sudah terlaksana, sedang dilaksanakan, maupun yang akan dilakaanakan,” katanya.

“Bapak Gubernur terima kasih juga atas pemberian batik untuk guru-guru kami. Semoga amanah yang dipegang Gubernur ini dapat berkelanjutan,” sambungnya.

Kehadiran Gubernur di Lamtim juga menyempatkan diri menyapa dan melayani masyarakat Lampung Timur dalam operasi beras. Operasi Pasar Cadangan Beras Pemerintah (OP-CBP) itu dilakukan dengan memasarkan beras medium Het dengan harga Rp.8.500/Kg yang bertujuan meringankan beban masyarakat. Operasi pasar tersebut kerjasama antara Pemprov Lampung, Sub Drive Lampung Timur dan Perum Bulog Drive Lampung.

Pada acara itu, Gubernur juga melakukan penandatanganan prasasti Unit Sekolah Baru (USB), penyerahan bantuan buku perpustakaan desa, penyerahan SK PKH Pendamping Sosial, dan Penyerahan SK Guru honorer.  Selain itu, adapula penyerahan uang pembinaan dalam penyelenggaraan Ridho Ficardo Cup sebesar Rp50 juta, dan penyerahan bingkisan sunatan massal.***

Reporter : Robert

44 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *