Gubernur: ASN Harus Netral dalam Pemilukada Serentak 2018

BANDAR LAMPUNG, SUARAWAJARFM.com — Gubernur Muhammad Ridho Ficardo menegaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus netral dalam Pemilukada serentak pada Bulan Juni 2018 mendatang. Penegasan itu disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Syafrudin saat melaksanaan upacara bulanan di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, pada Rabu pagi 17 Januari 2018.

Tahun 2018, Provinsi Lampung akan mengadakan Pilkada serentak yakni Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Lampung, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara, dan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus. Untuk itu, ASN harus netral.

Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Syafrudin

Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Syafrudin

“Aparatur Sipil Negara harus netral. Ini dipertegas dengan UU : No. O5 tahun 2014 tentang ASN. PNS yang menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik akan dijatuhi hukuman berupa diberhentikan dengan tidak hormat. Selain itu, dalam PP No. 53/2010 tentang Disiplin PNS, juga menegaskan bahwa PNS dilarang memberikan dukungan kepada calon Kepala Daerah atau Wakil Kepala Daerah,” ujar Syafruddin.

Dijelaskan Syafrudin, sebagai hajat daerah tentu saja semua elemen masyarakat akan terlibat dan ikut bertanggungjawab terhadap kelancaran dan kesuksesan proses demokrasi dalam kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. Guna mensukseskan Pemilukada tersebut, tentunya diperlukan upaya dan kerja keras semua pihak.

Selain netralitas tersebut, dalam pesan Gubernur Ridho, juga diharapkan Fokorpimda Provinsi Lampung dapat melakukan tugas pokok dan fungsinya untuk mensukseskan agenda Pemilukada di Provinsi Lampung sebagaimana tekad dari Pemerintah Provinsi Lampung untuk membawa daerah dan masyarakat Lampung menuju Lampung yang Maju dan Sejahtera. Sejauh ini prioritas pembangunan yang dilakukan Pemprov Lampung antara lain bidang infrastruktur, pertanian, industri dan pariwisata, pelayanan publik bidang pendidikan dan kesehatan, serta reformasi birokrasi.

“Tentunya prioritas pembangunan tersebut akan terus dilaksanakan dalam upaya menjadikan Lampung sebagai daerah yang maju dan sejahtera. Keterbatasan-keterbatasan yang ada terutama kapasitas fiskal yang sangat terbatas membuat Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya untuk mendapatkan program-program nasional dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk mencapai tujuan bersama,” ujar Syafruddin.

Kajati ini juga menyampaikan pesan Gubernur agar masyarakat Lampung dapat selalu menjaga kondusifitas Pemilukada mendatang. “Mari kita sama sama melakukan pengawasan supaya pelaksanaan pilkada ini berjalan lancar aman tertib dan kondusifitas masyarakat bagus,” ujarnya.***

Reporter: Robert

84 Total Views 2 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *