12 Ribu Personel Polri- TNI Siap Amankan Pilkada Lampung

brimob-polda-lampung

Pasukan pengamanan Pilkada Lampung 2018.

BANDAR LAMPUNG, SUARAWAJARFM.com — Kapolda Lampung Irjend Suroso Hadi Siswoyo menjadi Inspektur Upacara Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja 2018 di Lapangan Apel Mapolda Lampung, Jumat 05 Januari 2018.

Apel Gelar pasukan operasi mantap praja Krakatau 2018 dihadiri oleh Kapolda Lampung, Wakapolda, Pejabat Utama Polda Lampung, Gubernur Provinsi Lampung yang diwakili Oleh Asisten bidang Hukum dan Politik, anggota Forkopimda Provinsi Lampung, Kabinda Lampung, Ketua KPU Provinsi Lampung, Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Para Komandan Satuan TNI, Kepala Dinas Provinsi Lampung, Walikota Bandar Lampung, Kapolresta Bandar Lampung serta Para Ketua Partai Politik Provinsi Lampung.

Apel gelar pasukan operasi mantap praja Krakatau 2018 dengan tema “POLRI YANG PROMOTER SIAP MENGAMANKAN PILKADA SERENTAK TAHUN 2018”  ini dilaksanakan dalam rangka mengecek kesiapan personel dan kelengkapan sarana prasarana Polri beserta unsur terkait sebelum diterjukan ke lapangan. Sehingga diharapkan semua perencanaan yang telah dipersiapkan dapat berjalan optimal, dalam rangka mengsukseskan pilkada serentak untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, yang pemungutan suaranya akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.

Dalam operasi mantap praja Krakatau 2018 ini jumlah Personel yang terlibat operasi terdiri 1.594 orang personel Polda Lampung dan 5.214 orang personel Polres/Ta beserta sarana prasarana yang ada di polri berupa fasilitas akses komunikasi voice data video teleconference,  internet,  faksimile,  HT dan telepon.

Pada Apel Gelar pasukan ini instansi terkait yang dilibatkan  yaitu Danrem 043/Gatam, Dan Brigif 3 Marinir Lampung, Dan Lanal Lampung, Dan Lanud Pangeran M bun Yamin, Dan Denpom Lampung, Kadis Perhubungan Prov Lampung, Kasat Pol PP, Basarnas Provinsi Lampung, Pimpinan Senkom masing-masing 1(satu) pleton dan didukung kendaraan dinas dari Kadis Damkar Provinsi Lampung, Kadis Kesehatan Provinsi Lampung, Ka Rapi, Ka Orari, Ka BMKG dan Ka PMI Provinsi Lampung.

Ada beberapa hal yang harus dipedomani dan dilaksanakan :

  1. Siapkan mental dan fisik dengan dilandasi komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat;
  2. Petakan setiap kerawanan pada setiap tahapan pilkada serentak tahun 2018, serta lakukan deteksi dini dengan mengoptimalkan fungsi intelijen, didukung kegiatan bhabinkamtibmas, untuk mengetahui dinamika dan fenomena yang berkembang di masyarakat;
  3. Tingkatkan kerja sama yang harmonis dengan seluruh penyelenggara pilkada segenap komponen masyarakat, guna mewujudkan sinergi polisional yang proaktif dalam rangka pengamanan pilkada serentak tahun 2018;
  4. Tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman terorisme yang memanfaatkan momen pilkada serentak tahun 2018, khususnya wilayah yang memiliki kerawanan serta berpotensi dijadikan target oleh pelaku;
  5. Lakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran tindak pidana pilkada secara terpadu, melalui sentra gakkumdu;
  6. Pedomani aturan dan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, untuk menghindari keraguan dan kesalahan prosedur dalam setiap pelaksanaan tugas;
  7. Siapkan rencana pengamanan kontijensi, serta latihkan kepada seluruh personel, sehingga mampu menghadapi eskalasi ancaman yang mengarah pada situasi kontijensi;
  8. Lakukan pengawasan dan pengendalian secara melekat, terhadap pelaksanaan operasi dan kinerja anggota, untuk meminimalisir terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan tugas di lapangan; dan
  9. Jaga netralitas sebagai aparatur negara sehingga pilkada serentak tahun 2018 dapat berjalan dengan aman, jujur dan adil.***

Reporter : Robert

75 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *