Renungan Harian Sabtu, 02 Desember 2017

Lilin. Credits : www.wikiwand.com

Lilin. Credits : www.wikiwand.com

Pekan Biasa XXXIV

INJIL: Luk 21,34-36

“Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini. Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.”

RENUNGAN:

Hari ini kita merupakan hari menjelang masa Adven yang merupakan masa penantian penuh harapan dan sukacita akan kedatangan Tuhan dan tentu saja masa persiapan Natal dengan sikap pertobatan. Jadi, suasana yang kita bangun dalam mempersiapkan kedatangan Tuhan adalah pengharapan, sukacita, dan pertobatan.

Sikap tobat yang hendaknya kita hayati selama masa Adven besok adalah seperti yang ditegaskan Yesus dalam bacaan Injil. “Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini. Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia”. (Luk 21:34-36) Jadi, ada 2 (dua) sikap pokok yang harus kita hayati, yaitu menjaga diri supaya tidak sarat dengan pesta-pora, kemabukan dan kepentingan-kepentingan duniawi dan berjaga-jaga sambil berdoa.

Pertama, menjaga diri supaya tidak sarat dengan pesta-pora, kemabukan dan kepentingan-kepentingan duniawi. Yesus sendiri tidak membenci dan menentang urusan-urusan duniawi dan juga pesta-pesta. Namun, Ia mengingatkan kita, “Jagalah dirimu, jgn sampai hatimu sarat dg pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi” (Luk 21:34). Penekanannya adalah pada kata SARAT ini. Sarat itu berarti penuh, cenderung berlebihan atau terlalu. Maka, per-ingat-an dari Yesus ini mengajak kita untuk tidak hanya dan tidak terlalu mementingkan dan memburu hal-hal duniawi, entah itu makan dan minum, kerja dan cari duwit, pesta-pesta atau yang lainnya. Menggunakan sarana-sarana seperti telpon/handphone, motor/mobil, televisi, dll tentu saja boleh tetapi jangan berlebihan dan seolah-olah kita tidak bisa lepas dari alat-alat itu. Pesta juga boleh, tapi jangan berlebihan juga, apalagi sampai utang sana utang sini hanya untuk pesta mewah demi gensi dan supaya kelihatan ‘wah’, misalnya.

Kedua, berjaga-jaga sambil berdoa. Ini berkaitan erat dengan yang pertama. Di satu sisi, berdoa dengan sungguh-sungguh memerlukan keberanian untuk menarik diri dari kesibukan dan urusan-urusan duniawi. Di sisi lain, doa dan relasi dengan Allah yang intim akan membuat kita lebih berhasil dalam melepaskan diri dari ikatan-ikatan duniawi yang seringkali membelenggu kita. Maka, sungguh pentinglah doa. Itulah makanya, Yesus menekankan “Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia”. (Luk 21:36)

Maka marilah kita menyongsong masa Adven ini, Pertama, selama masa adven nanti, akan mengurangi segala macam bentuk kemewahan dan penggunaan barang-barang duniawi, mengurangi makan, minum, rokok, jajan, dan penggunaan kendaraan, televisi, handphone, dll. Lalu kemudian yang Kedua, mulai sekarang, bekerja tidak hanya untuk mendapatkan apalagi menumpuk harta duniawi tetapi untuk mengabdi Tuhan dan melayani sesama sehingga tidak mengabaikan hal-hal rohani dan sosial. Ketiga, selama masa Adven ini, akan lebih banyak berdoa dan membaca Kitab Suci, dan rajin mengikuti Ekaristi (Mingguan, bahkan Harian).

Selamat memasuki masa Adven. Semoga Adven tahun ini sungguh bermakna dan karena berkat Tuhan usaha-usaha pertobatan dan pembaruan diri kita dapat lebih berbuah.

DOA:

“Ya Allah Bapa di surga, curahkan dan terangilah hidupku dengan Roh Kudus-Mu, sehingga aku benar-benar dapat memfokuskan diri dalam menyongsong kedatanga putra-Mu Yesus Kristus. Amin.”***

Oleh : RP Thomas Suratno

28 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *