Air Minum Kemasan Terasa Manis, Bahayakah?

Memilih air minum kemasan. Foto : google.

Memilih air minum kemasan. Foto : google.

SUARAWAJARFM.com — Saat haus tak tertahankan dan tidak bawa minum, Anda pasti membeli air minum kemasan. Sebelum minum, ada baiknya Anda mengecek kualitas dan keamanan air kemasan.

Pengecekan dilakukan untuk mencegah Anda terhindar dari gangguan pencernaan, yang ditimbulkan dari air kemasan yang tidak sehat.

Ditemui usai konferensi pers Kampanye “Gerakan Indonesia Sehat” Le Minerale dan IDI di Blue Jasmine Resto The Maja, Jakarta, Kamis 16 November 2017, Ulul Albab, SpOG dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menjelaskan syarat singkat air kemasan yang sehat.

“Standar aman air kemasan yang sehat itu dilihat dari komposisinya yang tertera di botol. Harus jelas tertulis, dari sumber mana air kemasan dibuat juga komposisi kandungan airnya, misal mineralnya berapa,” jelasnya seperti dikutip dari Liputan6.com.

Air kemasan juga harus bebas dari bakteri Ecoli, yang bisa menimbulkan gangguan pencernaan, seperti diare. Lihat juga kandungan pH-nya. pH normal itu berada di angka 7.

Air kemasan yang terasa manis

Salah satu syarat air kemasan itu aman untuk diminum adalah tidak berwarna, berasa, dan berbau. Lantas bagaimana dengan adanya air kemasan yang saat diminum ada rasa manis?

“Air kemasan yang terasa manis diminum itu berasal dari kandungan mineralnya. Cek kandungan mineral pada komposisinya. Mineral yang bernama bi-karbonat memang menciptakan rasa manis,” ungkap dokter Ulul.

Rasa manis yang tercipta dari mineral bi-karbonat termasuk alamiah. Anda tak perlu cemas dan berpikiran, air kemasan tersebut diberikan pemanis buatan. Manis berasal dari kandungan mineralnya.***

Editor : Robert

31 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *