Sumber Daya Alam Lampung Topang Ketahanan Nasional

Sekda Provinsi Lampung Sutono usai memimpin rapat pembahasan pengaktifan anjungan PKOR Way Halim, di Ruang Sungkai Balai Keratun Kantor Gubernur Lampung, Senin 12 Juni 2017.

Sekda Provinsi Lampung Sutono

BANDAR LAMPUNG, SUARAWAJARFM.com -– Provinsi Lampung memiliki potensi besar sumber daya alam yang bermanfaat untuk ketahanan nasional Indonesia. “Untuk memanfaatkan sumber daya alam tentu dibutuhkan pemanfatan teknologi melalui  penelitian. Targetnya,  meningkatkan daya saing untuk mewujudkan masyarakat maju, adil, dan makmur,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Sutono, dalam acara desiminasi hasil penelitian dan sosialisasi jabatan fungsional peneliti, di Ruang Abung, Balai Keratun, Rabu 8 November 2017.

Terkait sumber daya alam, Lampung memiliki kawasan konservasi seperti kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), yang bisa digunakan untuk penelitian dan riset. “Lampung memiliki berbagai lokasi untuk dijadikan tempat penelitian dan riset. Tentunya sebagai tempat penelitian dibutuhkan pemikiran bersama untuk memperoleh hasil baik demi kepentingan bersama. Untuk itu, dibutuhkan kerjasama baik antar pemerintah daerah, LIPI, dan institusi terkait yang ada di Lampung,” jelas Sutono.

Selain itu, ujar Sutono, Lampung sangat dikenal terkait ketahanan pangan. Oleh karena itu, dibutuhkan riset terkait pangan seperti peningkatan kualitas dan kuantitas kedelai, lada hitam, dan penanaman rotan. “LIPI menghadirkan pemikiran baik dalam mensosialisasikan hasil penelitian dan semua itu membutuhkan tindak lanjut untuk kepentingan bersama. Pemerintah Provinsi Lampung juga sangat mendorong LIPI untuk terus melakukan penelitian di Lampung, mengembangkan focus group discussion (FGD) bagi peneliti dan pemanfaatan teknologi untuk kepentingan bersama,” ujar Sutono.

Dia berharap berbagai hasil penelitian mampu mendukung  perkembangan daerah dan fokus pada penelitian untuk kemakmuran rakyat.

Dalam kesempatan itu, Kepala Balai Penelitian Teknologi Mineral Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI), Drizal Fryantoni, mengungkapkan berbagai penelitian yang  berjalan selama ini karena dorongan dan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Lampung melalui Balitbangda Provinsi Lampung. “Penelitian membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kabupaten dan para peneliti di Lampung guna memudahkan dan menyelesaikan penelitian terkait masalalah yang muncul di Lampung,” kata Drizal.

Acara ini, kata Drizal, merupakan rangkaian Pekan Teknologi Mineral LIPI. “Ini merupakan agenda rutin tahunan dengan harapan mampu memperoleh masukan kegiatan penelitian di LIPI, khususnya penelitian teknologi mineral. Sehingga kami mampu melakukan penelitian dan riset terkait berbagai masalah tersebut, dan hasilnya mampu dimanfaatkan untuk kepentingan bersama,” kata dia.

Sedangkan dari Puslit Geoteknologi LIPI, Rachmat Fajar Lubis, dalam paparannya menjelaskan LIPI  lama masuk ke Provinsi Lampung untuk penelitian. “Lampung memiliki pangan, energi dan air. Salah satunya Lampung Selatan yang memiliki potensi air melimpah. Selain air, Lampung Selatan memiliki potensi geowisata, memiliki Teluk Kiluan, serta memiliki daerah pantai menarik yang tidak sama dengan daerah lainnya,” kata Rachmat.

Dia menjelaskan Lampung mampu berbangga hati karena memiliki rencana kebun raya daerah terbanyak di Sumatera. Lampung memiliki Kebun Raya Liwa dan akan memiliki kebun raya di Institut Teknologi Sumatera.

Dalam paparannya, perwakilan Puslit Kependudukan LIPI,  Herry Yogaswara, dalam paparannya menjelaskan Lampung sejak lama menjadi lokus studi Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK), baik peneliti dalam negeri maupun luar negeri. Karya-karya penting tentang Lampung  mewarnai perkembangan ilmu sosial di Indonesia.

Dia menjelaskan hasil penelitian kompetitif atau unggulan LIPI dijadikan dasar kebijakan, Salah satunya kajiannya dilaksanakan di Lampung.***

Reporter : Robert

16 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *