Sekolah Staf dan Komando TNI Pilih Lampung Tujuan Kuliah Kerja

Gubernur Ridho pada ramah tamah bersama Pasis Dikreg ke- XLIV (44) Sekolah Staf dan Komando TNI, di Mahan Agung Rumah Dinas Gubernur Lampung, Minggu 29 Oktober 2017 malam.

Gubernur Ridho pada ramah tamah bersama Pasis Dikreg ke- XLIV (44) Sekolah Staf dan Komando TNI, di Mahan Agung Rumah Dinas Gubernur Lampung, Minggu 29 Oktober 2017 malam.

BANDAR LAMPUNG, SUARAWAJARFM.com — Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo mengapresiasi pilihan Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) ke-XLIV Sekolah Staf dan Komando TNI yang menjadikan Lampung sebagai tujuan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) 2017. Para perwira ini dijadwalkan berkunjung ke kantor Gubernur Lampung, Senin 30 Oktober 2017.

“Selamat datang di Lampung, yang terdiri dari berbagai suku dan budaya, tetapi kami tetap bersaudara dan satu kesatuan. Alhamdulilah, Lampung meraih penghargaan sebagai Provinsi terbaik dalam penanganan konflik sosial. Stabilitas terus kami jaga,” ujar Gubernur Ridho pada ramah tamah bersama Pasis Dikreg ke- XLIV (44) Sekolah Staf dan Komando TNI, di Mahan Agung Rumah Dinas Gubernur Lampung, Minggu 29 Oktober 2017 malam.

Ridho mengatakan sebagai gerbang Sumatera, Lampung memiliki pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional. “Dengan pertumbuhan yang sangat cepat, daya saing provinsi Lampung naik drastis dari yang tadinya nomor 26 menjadi nomor 14 nasional dalam tempo dua tahun,” ucap Ridho.

Selain itu, Lampung juga sebagai daerah ketahanan pangan. “Lampung memiliki kemampuaan menyuplai kebutuhan Jakarta sampai 40%. Beras kami pernah meningkatkan produksi dari 3,3 juta ton menjadi 4,3 juta ton dalam waktu satu tahun. Ini diakibatkan, sekitar 70% irigasi rusak, dalam waktu satu sampai dua tahun diperbaiki, sekarang sekitar 90% irigasi dalam kewenangan provinsi hari ini diperbaiki semua. Ini kunci peningkatan produktivitas pertanian,” kata Ridho.

Ridho menyebutkan Lampung terus berupaya mewujudkan proyek strategis nasional, seperti Jalan Tol Trans Sumatera dan Bandara Radin Inten II menjadi bandara internasional. “Jalan tol dengan panjang kurang lebih 252,60 km yang akan berfungsi penuh di 2018. Untuk medukung itu, dibangun dermaga eksekutif untuk menjadikan penyeberangan dari Jawa ke Sumatera yang lebih cepat, kurang dari dua jam. Itu juga guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi Lampung,” ujar Ridho.

Selain itu, lanjut Ridho, Lampung memiliki Pangkalan Udara Pangeran M. Bun Yamin yang segera menjadi bandara komersial di Tulangbawang. Di sisi lain, potensi Lampung terletak pada sektor pariwisata dalam menopang perokonomian. “Lampung memiliki banyak destinasi wisata, seperti Taman Nasional Way Kambas, Anak Gunung Krakatau dan pantai indah, yang menjadikan angka wisatawan terus meningkat” kata Ridho.

Direktur Evaluasi dan Pengembangan Sesko TNI, Brigjen Inf. Deddy Kusbandi menilai perkembangan Provinsi Lampung sangat pesat. “Pertimbangan penyelenggara untuk kami datang kesini, karena melihat Lampung sebagai daerah yang sangat strategis dan berpotensi,” ujar Deddy.

Deddy berharap, kedatangan Perwira Siswa Pendidikan Reguler ke-44 Sekolah Staf dan Komando TNI, dapat berkontribusi untuk pembangunan Lampung. “Kurang lebih lima hari kami di sini, dan kedatangan sebagai bahan masukan dan pertimbangan untuk Provinsi Lampung,” kata Deddy.***

Reporter : Robert

20 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *