Kwarda Pramuka Lampung Adakan Orientasi Satgas Pramuka Peduli

Wakil Ketua Bidang VII Abdimasgana Kwarda Lampung Kak Sumarju Saeni saat membuka kegiatan Orientasi Satgas Pramuka Peduli di Samar Scout Camp Rajabasa, Bandar Lampung, Sabtu 14 Oktober 2017.

Wakil Ketua Bidang VII Abdimasgana Kwarda Lampung Kak Sumarju Saeni saat membuka kegiatan Orientasi Satgas Pramuka Peduli di Samar Scout Camp Rajabasa, Bandar Lampung, Sabtu 14 Oktober 2017.

BANDAR LAMPUNG, SUARAWAJARFM.com – Kwarda Pramuka Lampung melalui Bidang Abdimasgana adakan kegiatan Orientasi Satgas Pramuka Peduli.

“Kegiatan Orientasi Satgas Pramuka Peduli Kwarda Gerakan Pramuka Lampung 2017 ini merupakan kegiatan yang pertama kali dilaksanakan untuk pembekalan anggota,” kata Wakil Ketua Bidang VII Abdimasgana Kwarda Lampung Kak Sumarju Saeni saat membuka acara kegiatan di Samar Scout Camp Rajabasa, Bandar Lampung, Sabtu 14 Oktober 2017.

Menurut Kak Sumarju, Satgas Pramuka Peduli merupakan ujung tombak Pramuka dalam pengabdian masyarakat. “Oleh karena itu Sumarju berharap agar peserta senantiasa aktif dalam mengikuti pelatihan ini, sehingga ilmu yang diterimanya dapat diaplikasikan ditengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

Diuraikan Kak Sumarju, dewasa ini permasalahan sosial kemasyarakatan semakin berkembang baik secara kualitas maupun kuantitasnya. Maraknya penyalahgunaan narkotika telah mengkhawatirkan semua pihak.

“Oleh karena itu pada penghujung tahun 2016 Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo telah mencanangkan “Perang dengan Narkoba”. Kalian sebagai kader terpilih diharapkan mampu mencegah upaya-upaya yang akan merusak kualitas generasi muda,” pesannya.

Menurut Kak Marju, M.Ridho Ficardo sangat peduli dengan kesulitas masyarakat dalam akses pendidikan dan kesehatan.

“Kurangnya infrastruktur penyeberangan menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan maka Pramuka diberikan mandat untuk membangun jembatan darurat. Jembatan darutar atau jembatan gantung oleh Gubernur diistilahkan sebagai ‘Penghubung Assa’,” kata Kak Marju.

Sebagaimana diketahui, Bidang Abdimasgana bersama Vertical Rescue Indonesia sampai saat ini telah membangun dua unit Jembatan Gantung di Kecamatan Natar dan Sidomulyo. Sedangkan yang masih dalam proses pengerjaannya di Desa Yogyakarta, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu.

Pada tempat yang sama, Yuliana Saleh, Sekretaris Bidang Abdimasgana mengatakan kegiatan orientasi ini akan berlangsung dari tanggal 14 sampai dengan 18 Oktober.

“Kegiatan ini diikuti 40 orang Pramuka Penegak dan Pandega yang merupakan hasil rekrutmen pada 13 Agustus lalu,” jelasnya.

Dikatakan Kak Yuliana Saleh, orientasi akan ditutup dengan Bakti Pramuka berupa penanaman mangrove di Pantai Ketapang hingga Kelapa Rapat.

“Penanaman mangrove ini merupakan bentuk kepedulian pramuka terhadap lingkungan hidup serta langkah antisipasi bencana alam yang mungkin saja terjadi,” tutup Yulia mengakhiri pembicaraannya.***

Reporter : Robert

40 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *