Integrasikan Program JKN KIS, Kota Bandar Lampung Melangkah Maju Menuju Cakupan Semesta 2019

BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan.

BANDAR LAMPUNG, SUARAWAJARFM.com — Pemerintah Daerah menjadi tulang punggung implementasi program strategis nasional, termasuk di dalamnya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS).

“Dukungan dan peran serta Pemerintah Daerah sangatlah menentukan dalam memaksimalkan program JKN-KIS, setidaknya terdapat 3 peran penting diantaranya memperluas cakupan kepesertaan, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, dan peningkatan tingkat kepatuhan,” jelas Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung, dr. Johana.

Hal itu diutarakannya dalam acara penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerjasama BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung tentang Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional Bagi Penduduk yang didaftarkan Pemerintah Kota Bandar Lampung, di Bandar Lampung, Kamis 05 Oktober 2017. Hadir dalam penandatanganan perjanjian kerjasama tersebut, Walikota Bandar Lampung H. Herman HN dan Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Banten Kalimantan Barat dan Lampung Benjamin Saut PS

dr. Johana menambahkan, pertumbuhan peserta Program JKN-KIS terbilang cukup pesat. Memasuki tahun ke-empat dalam mengelola jaminan kesehatan, jumlah kepesertaan BPJS Kesehatan telah mencapai 182.036.673 jiwa (per 1 Oktober 2017) atau mencapai lebih dari 71% dari total penduduk Indonesia. Dan hingga saat ini, menurutnya, dari 514 Kabupaten/Kota di Indonesia, 470 Kabupaten/Kota telah mengintegrasikan Jamkesda-nya ke JKN-KIS dengan jumlah kepesertaan 18.688.799 jiwa.

“Dengan kerjasama ini, maka seluruh Kota Kabupaten se Provinsi Lampung telah bekerjasama dan mendukung Program JKN-KIS menuju cakupan Semesta 2019,” katanya.

Menurut dr. Johana, Kota Bandar Lampung adalah Kota di Provinsi Lampung dengan luas wilayah 169,21 km  persegi dan jumlah penduduk sebesar 1.171.881 jiwa. Khusus di wilayah Kota Bandar Lampung total kepesertaan yang telah masuk dalam program JKN-KIS adalah sebanyak  810.977  jiwa atau sebanyak 69,20% dari total jumlah penduduk.

“Adapun ruang lingkup MoU dan perjanjian kerjasama ini meliputi penguatan komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam penyelenggaraan JKN- KIS dengan perluasan kepesertaan JKN–KIS,” jelasnya.

Dalam ruang lingkup ini, dijelaskan dr. Johana, pemerintah Daerah Kota Bandar Lampung memfasilitasi perluasan cakupan kepesertaan Program JKN KIS di Wilayah Kota Bandar Lampung melalui pelayanan terpadu satu pintu, sosialisasi dan perluasan kanal-kanal pendaftaran sampai dengan tingkat kecamatan (dropbox).

“Mencakup juga sosialisasi serta pendaftaran pada Car Free Day serta sinergi data kependudukan melalui Disdukcapil untuk memastikan seluruh penduduk kota Bandar Lampung telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Lantas, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan Program JKN-KIS pada Fasilitas Kesehatan dan Pembayaran Iuran Peserta bagi penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Kota Bandar lampung,”paparnya.***

Reporter : Robert

31 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *