Dinsos Lampung Ingatkan Masyarakat Hati-Hati Soal Penipuan Berkedok Undian

Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Harun Al Rasyid bersama Kadis Sosial Sumarju Saeni pada Apel Siaga Tagana, Sabtu 17 Juni 2017.

 Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni (kanan).

BANDAR LAMPUNG, SUARAWAJARFM.com – Dinas Sosial Provinsi Lampung meminta masyarakat untuk cermat dengan undian gratis berhadiah. Pasalnya, banyak penipuan yang berkedok undian gratis berhadiah.

“Jangan mudah tergiur dengan banyaknya muncul undian gratis berhadiah. Harus memfilter dan melakukan kroscek kebenarannya,” kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni di Bandar Lampung, Rabu 04 Oktober 2017.

Sumarju berpesan agar masyarakat selalu waspada, karena banyak masyarakat yang tertipu dan dirugika.

“Waspadalah terhadap penipuan berkedok undian berhadiah melalui SMS, surat pos, teleponm kurir. Sudah banyak yang menjadi korban, jadi jangan sampai masyarakat, khususnya di Lampung menjadi korban berikutnya. Cek dahulu kebenarannya,” jelas Sumarju.

Terkait modus, menurut mantan Kadis Kominfo ini, terdapat banyak modus yang dilakukan untuk menjerat korban di lapangan.

“Modus penipuan undian gratis berhadiah, dengan menelepon atau SMS yang berbunyi korban tersebut pemenang undian gratis berhadiah. Kemudian hadiah baru akan dikirim jika korban sudah mengirimkan sejumlah uang yang diminta untuk membayar pajak,” ungkap Sumarju.

Lebih liciknya para pelaku, menurut Sumarju, biasanya menggunakan nama atau identitas pejabat seperti kepolisian, kementerian sosial, dan lain-lain. “Padahal, itu tidak benar,” tegasnya.

Menurut Kadis Sosial Provinsi Lampung ini, undian gratis berhadiah baru bisa digulirkan jika telah memenuhi persyaratan dan tentu sesuai undang-undang.

“Penyelenggara undian gratis berhadiah yang akan dilakukan tanpa izin atau menyimpang dari ketentuan sebagaimana ditetapkan dalam keputusan izin undian, akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 22 tahun 1954 tentang Undian Pasal 12 maksimal 1 tahun penjara serta UU Nomor 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen pasal 62 ayat 2, denda Rp500 juta dan pidanan penjara maksimal 2 tahun,” pungkas Sumarju Saeni.

Sumarju mempersilahkan masyarakat Lampung jika ingin mengetahui seputar informasi tentang Undian Gratis Berhadiah (UGB) untuk menghubungi Dinas Sosial Provinsi Lampung di Jalan Basuki Rahmat No.27 Bandar Lampung.

“Sekali lagi saya meminta pada seluruh masyarakat untuk berhati-hati dan waspada agar tidak tertipu oleh modus yang dijalankan pihak yang tidak bertanggungjawab,” tutupnya.***

Reporter : Robert

55 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *