Menengok Keseruan Acara Rekoleksi dan Berekreasi OMK Paroki Ratu Damai Teluk Betung

Uskup Keuskupan Tanjung Karang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono bersama OMK Paroki Ratu Damai Teluk Betung di Pantai Tanjung Selaki, Tarahan, Lampung Selatan Minggu 17 September 2017.

Uskup Keuskupan Tanjung Karang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono bersama OMK Paroki Ratu Damai Teluk Betung di Pantai Tanjung Selaki, Tarahan, Lampung Selatan Minggu 17 September 2017.

BANDAR LAMPUNG, SUARAWAJARFM.com – “Rekoleksi Rekreasi” begitulah judul acara yang diadakan Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Ratu Damai Teluk Betung Bandar Lampung pada Minggu 17 September 2017 lalu.

Kegiatan yang dilaksanakan di Pantai Tanjung Selaki, Tarahan, Lampung Selatan ini, merupakan kerjasama antara Paroki Ratu Damai Teluk Betung dengan Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung.

RD Philipus Suroyo, Pastor Paroki Ratu Damai Teluk Betung pada acara tersebut mengajak orang muda untuk memiliki pengalaman hidup rohani yang dalam.

“Hendaknya orang muda memiliki jiwa empati, kompak, memiliki integritas dan moralitas, serta berintelektual,” kata Romo Roy.

Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kemasyarakatan Keuskupan Tanjungkarang ini berharap agar kebersamaan OMK Paroki Ratu Damai Teluk Betung dapat lebih terbangun dengan kegiatan semacam ini.

“Komunikasi serta relasi yang semakin mesra tanpa adanya jarak dapat menjadi peluang bagi kalian untuk membangun rasa persaudaran, tidak melulu sesama orang muda namun dengan semua kalangan,” jelas Romo Roy.

Sementara itu, perwakilan Bimas Katolik Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Frans Widodo mengatakan bahwa perkumpulan kaum muda Katolik ini merupakan bentuk adanya Gereja Katolik.

“Kami dari pihak Bimas Katolik sangat merespon positif kegiatan ini serta mengharapkan acara ini dapat dilaksanakan lagi di tahun depan,” pungkasnya.

Diluar dugaan, Uskup Keuskupan Tanjung Karang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono juga meluangkan waktu melihat acara rekoleksi itu. Orang Katolik nomor satu di Keuskupan Tanjungkarang ini meminta agar kaum muda memanfaatkan waktu sabaik-baiknya.

“Hendaknya kaum muda mengisi hidup diawali dengan hal yang mulia, luhur dan berharga. Orang muda harus energi serta saling menguatkan. Terpenting kalian harus selalu bahagia,” pungkasnya. ***

Penulis : C.Prisiena

Editor   : Robert

54 Total Views 2 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *