Jangan Berkecil Hati Saat Teman Lebih Sukses dari Kita, Atasi Kecemburuan dengan Cara Ini

Jangan berkecil hati | Lifehacker

Jangan berkecil hati | Lifehacker

SUARAWAJARFM.com — Sebagai teman, kita turut berbahagia ketika ia meraih kebahagiaan dan kesuksesannya.

Tapi sering kali kenyataannya begini: kita turut seorang teman menikah sedangkan kita belum bertemu pasangan, seorang teman cepat hamil sedangkan kita harus menunggu lama, teman yang lain mendapat promosi dalam pekerjaannya, sedangkan kita masih jalan di tempat.

Dalam rasa turut berbahagia itu, sering kali pula terbersit rasa kecil hati. Apalagi jika apa yang diraih teman kita, belum bisa kita raih juga.

Kadang-kadang hal ini memberatkan kita, karena kita mengasihi teman kita, namun tidak dapat mengendalikan rasa sedih dan kecil hati ketika melihat kesuksesannya.

Lalu bagaimana caranya agar kita bisa move on dari rasa cemburu dan kecil hati akan kesuksesan sahabat kita sendiri? Berikut caranya menurut Psychologytoday.com:

  1. Reaksi cemburu dan sedih yang kita alami adalah sebuah kewajaran, pahami itu

Kadang kecemburuan dan kecil hati dapat berubah menjadi kebencian karena kita tidak mengakui bahwa kita merasakannya.

Jika memang cemburu dan berkecil hati, akuilah itu. Itu sebuah hal yang natural yang tidak perlu disembunyikan. Baru setelah itu berusaha untuk meredakan kecemburuan itu dengan lebih bijaksana.

  1. Jika dibutuhkan, ambillah sedikit waktu untuk menjaga jarak dengan teman tersebut

Sah-sah saja. Asalkan berikan penjelasan yang jujur terhadap teman tersebut. Jangan sampai menyakiti hatinya dan membuat teman kita bingung dengan sikap kita.

  1. Belajarlah untuk menerima keadaan dan beradaptasi

Jika teman kita sudah meraih kesuksesan finansial, sedangkan kita belum, jangan memaksakan diri untuk mengikuti gaya hidupnya yang baru. Jika teman kita sedang menikmati hubungan mesranya sebagai pengantin baru, terimalah kenyataan bahwa kita tidak dapat bersamanya seintens dulu saat ia masih lajang.

Jangan memaksakan hubungan dengan teman selalu sama. Pasti akan ada yang berubah seiring waktu dan transisi hidup.

  1. Belajarlah mendengar dan ambil pelajaran dari hidup teman kita

Ketika teman kita sukses dalam pekerjaannya, mungkin saja cara berbicaranya pun berbeda. Teman kita yang baru saja menjadi ayah, bisa saja selalu membicarakan soal bayi.

Atau teman yang baru menikah membicarakan soal hubungan pernikahan. Nah, dari situ sebetulnya kita bisa belajar untuk menunjukkan kepedulian dengan mendengarnya.

Sekaligus juga memahami pelajaran hidup dari mereka yang sudah berada di fase yang lebih baik dari kita.

  1. Jujurlah

Jika kita benar-benar merasa berjuang dengan rasa cemburu dan kecil hati, sehingga kita benar-benar ingin jauh dari teman kita itu, sebaiknya segeralah untuk jujul.

Tidak baik untuk menyimpan cemburu berlama-lama. Katakan padanya pada waktu yang tepat secara pribadi, mengenai apa yang kita rasakan. Dan sampaikan bahwa kita membutuhkan pengertiannya untuk beberapa waktu ke depan.

Ingatlah pula, setiap orang memiliki jalannya masing-masing. Apa yang dimiliki teman kita, belum tentu kita miliki. Namun rasa syukur akan kehidupan kita, akan membuat kita hidup lebih lega tanpa membandingkan diri dan cemburu pada orang lain. Apalagi mereka adalah teman sendiri.***

Editor   : Robert

37 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *