Kwarda Lampung Gagas Kegiatan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan Golongan Pandega

Para peserta Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan Golongan Pandega bersama para Pengurus Kwarda Lampung, di KWARDA GERAKAN PRAMUKA LAMPUNG Jln. Pramuka No. 4. Kelurahan Rajabasa, Bandar Lampung, Senin 07 Agustus 2017

Para peserta Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan Golongan Pandega bersama para Pengurus Kwarda Lampung

BANDAR LAMPUNG, SUARAWAJARFM.com – Kwartir Daerah Lampung membuat terobosan pertama untuk menjangkau Gerakan Pramuka yang berpangkalan di Perguruan Tinggi dengan mengadakan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan Golongan Pandega.

“Jadi ini kursus mahir lanjutan tingkat pandega ini memang jarang sekali dilakukan di Indonesia. Dan ini Kwarda Lampung untuk bisa melaksanakan kegiatan ini,” kata Ketua Panitia Kegiatan Wan Abbas Zakaria usai membuka kegiatan di Kwarda Gerakan Pramuka Lampung, Jln. Pramuka No. 4. Kelurahan Rajabasa, Bandar Lampung, Senin 07 Agustus 2017.

Wan Abbas Zakaria berharap Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan Golongan Pandega ini dapat menciptakan pembina yang memiliki keterampilan kepramukaan sehingga dapat melahirkan pramuka pandega yang berkualitas.

“Saya juga berharap kursus ini dapat menghidupkan pramuka yang ada di gugus depan perguruan tinggi dan dapat menciptakan pembinanya yang mampu menyelenggarakan kegiatan kepramukaan di lingkungan perguruan tinggi secara berkesinambungan dan berkualtas,” kata Wan Abbas Zakaria mewakili Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Lampung Idrus Effendi.

Sementara itu, Waka Bidang Humas Kwarda Gerakan Pramuka Lampung Bahagiati menjelaskan, Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan Golongan Pandega ini diikuti oleh 20 peserta dari 12 provinsi di Indonesia.

“Acara berlangsung selama enam hari mulai dari hari ini Senin 7 Agustus 2017 hingga 13 Agustus 2017,” jelasnya.

Menurut Bahagiati, para peserta yang adalah pembina pramuka tidak boleh menanggalkan fungsinya dalam berproses bersama peserta didik. Karena menurutnya dalam proses pendidikan bersama peserta didik itu, seorang pembina akan memiliki kekayaan perbendaharaan mengenai kepramukaan.

“Dalam kegiatan kepramukaan banyak sekali kegiatan-kegiatan yang berbentuk pengabdian masyarakat baik melalui kegiatan kesakaan maupun kegiatan penegak pandega yang sangat bermanfaat bagi masyarakat maupun bagi penegak pandega untuk mendidik karakter yang bersangkutan,” paparanya.

Sementara itu, Sigit Wibowo peserta dari UGM Yogjakarta berharap dengan mengikuti kursus ini kiranya dapat memperoleh ilmu dan pengetahuan baru.

“Harapan saya terkait dengan mengikuti kegiatan ini adalah saya memperoleh ilmu, ada yang bisa saya bawa ke gugus depan Perguruan Tinggi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta,” harap Sigit Wibowo.***

Reporter : Robert

 

79 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *