Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung Evaluasi Program PUPM Semester I Tahun 2017

Kepala Bidang Distribusi dan Harga Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung Bahagiati (kiri) pada acara Evaluasi Program PUPM di UPTD Balai Pendidikan dan Latihan Koperasi UMKM di Jl. Dr. Susilo No.39, Sumur Batu, Bandar Lampung, Selasa 08 Agustus 2017

Kepala Bidang Distribusi dan Harga Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung Bahagiati (kiri) pada pertemuan Evaluasi Program PUPM di UPTD Balai Pendidikan dan Latihan Koperasi UMKM di Jl. Dr. Susilo No.39, Sumur Batu, Bandar Lampung, Selasa 08 Agustus 2017

BANDAR LAMPUNG, SUARAWAJARFM.com – Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung menggelar kegiatan Evaluasi Program Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) Semester I tahun 2017. Kegiatan berlangsung di UPTD Balai Pendidikan dan Latihan Koperasi UMKM di Jl. Dr. Susilo No.39, Sumur Batu, Bandar Lampung, Selasa 08 Agustus 2017.

Kepala Dinas Ketahan Pangan Provinsi Lampung Ir. Kusnardi saat membuka acara ini berpesan agar para Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) menjaga kualitas beras yang dikirim ke wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek).

“Saya berpesan Gapoktan harus mengirimkan beras yang berkualitas, melihat Lampung sangat diharapkan untuk memasok ke Jabodetabek. Nah kebutulan memang kita sudah diberikan tempat yaitu di Marunda, sehingga Gapoktan mengirimkan ke sana, kemudian Gudang Marunda yang mendistribusikan toko-toko (TTI) yang ada di DKI,” kata Kusnardi.

Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi dan Harga Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung Bahagiati menjelaskan, bahwa PUPM merupakan program Pemerintah Pusat untuk memperkuat Gapoktan.

“Gapoktan mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat yaitu sebesar yaitu sebanyak Rp160 juta, Rp100 juta untuk membeli gabah dan sisanya untuk operasional. Dengan mereka memasik sebanyak 30 ton beras ke DKI Jakarta dan 10 ton di Provinsi Lampung,” jelas Beggy – sapaan akrab Bahagiati — .

Menurut Beggy, kegitan yang dilaksanakan selam sehari ini, merupakan ajang evaluasi Program PUPM pada semester I tahun 2017 yang telah dilaksanakan oleh 35 Gapoktan penerima bantuan.

“Kita mengevaluasi kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh Gapoktan dan kita menentukan beberapa titik TTI yang ada di Provinsi Lampung, sesuai dengan usulan kabupaten/kota, nanti akan kita lihat juga,” jelasnya.

Kabar baiknya menurut Bahagiati, Provinsi Lampung pada semester pertama ini tidak mengalami hambatan dalam memasok beras ke wilayah Jabodetabek.

“Alhamdulilah, Lampung sudah lancar pengiriman ke Jabodetabek untuk pengiriman setiap Gapoktan itu 30 ton beras setiap bulan dengan bergilir dengan beras medium plus. Dan mudah-mudahan ini bisa membuat petani kita tersenyumlah di Provinsi Lampung,” pungkas Beggy.***

Reporter : Robert

107 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *