Tren sanitasi di Provinsi Lampung sudah sangat baik

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono saat membuka acara Lokakarya Pertukaran Pembelajaran: Mendukung Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Hotel Sheraton Bandar Lampung, Selasa 25 Juli 2017

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono saat membuka acara Lokakarya Pertukaran Pembelajaran: Mendukung Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Hotel Sheraton Bandar Lampung, Selasa 25 Juli 2017

BANDAR LAMPUNG, SUARAWAJARFM.com — Tren sanitasi di Provinsi Lampung sudah sangat baik, hal ini terlihat dari peningkatan akses sanitasi di Provinsi Lampung mencapai 2,94% melebihi  percepatan yang dilakukan oleh percepatan Nasional 2,5% setiap tahunnya.

Demikian diungkapkan oleh Direktur Perkotaan, Perumahan, dan Permukiman Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) Tri Dewi Virgiyanti dalam acara Lokakarya Pertukaran Pembelajaran: Mendukung Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Hotel Sheraton Bandar Lampung, Selasa 25 Juli 2017.

Tri mengungkapkan pihaknya sangat mengapresiasi Pemerintah Provinsi Lampung yang telah menegaskan komitmen untuk mencapai universal akses sanitasi 100% di Tahun 2019. “Kita hanya punya waktu 2 tahun lagi, masih banyak dan panjang yang harus kita lakukan. 2019 harus mencapai 100% dengan catatan 85% akses layak dan 15% akses desa,”jelasnya.

Sementara Kepala Bappeda Provinsi Lampung Taufik Hidayat menjelaskan Perkembangan capaian tentatif Program Sanitasi di Provinsi Lampung di tahun 2015 mencapai 50,11%, tahun 2016 mencapai 62,24% dan tahun 2017 direncanakan sebesar 79,07% . Di 2018 ditargetkan menjadi 96,49% dan 2019 mencapai 100%. “Hal ini perlu perhatian khusus terhadap sub sektor sanitasi dan diperlukan upaya serta komitmen untuk mencapai target 2019, serta dukungan semua pemangku kepentingan dan masyarakat,” jelasnya.

Untuk itu pihaknya berharap Lokakarya ini dapat dijadikan pembelajaran bersama, baik dari tahap perencanaan serta dari hasil implementasi pelaksanaan kegiatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dalam upaya mensejahterakan masyarakat menuju Lampung yang unggul dan berdaya saing.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono berharap program ini dapat disosialisasikan dan disampaikan kepada masyarakat agar menjadi perhatian bersama.

Dalam kegiatan ini turut menghadirkan Country Director Stichting Nederlandse Vrijwilligers (SNV) Indonesia yang diwakili Maria Carreiro. Sejak tahun 2013 telah bekerjasama dengan Indonesia melalui nota kesepahaman dengan Kemendagri, dan untuk Program di Lampung ini pihaknya memulai dengan program sanitasi perkotaan yakni Lampung Selatan dan Pringsewu.  Untuk kemudian dilengkapi dengan program sanitasi perdesaan yaitu di Kabupaten Pringsewu,  Lampung Selatan dan Tanggamus.

“SNV dengan senang hati akan mendukung pemerintah untuk mendukung pencapaian universal akses ditahun 2019. Dengan harapan mampu menginspirasi dan mendorong kab/kota lain untuk dapat maju dalam mecapai target yang telah ditentukan, ”jelasnya.***

Reporter : Robert

64 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *