Baju Sari Putih Bergaris Biru Khas Bunda Teresa Dapat Merek Dagang

Bunda Teresa. Foto : AFP

Bunda Teresa. Foto : AFP

SUARAWAJARFM.com —  Baju sari para suster dari ordo yang didirikan Santa Teresa Kolkata kini sudah mendapat merek dagang.

Pakaian sari putih dengan garis biru itu khas dikenakan oleh Santa Teresa semasa dia mengabdi di India.

Pengacara para biarawati, Biswajit Sarkar, mengatakan misi Bunda Teresa awalnya tidak mau pakaian itu digolongkan dalam sesuatu yang hak kekayaan intelektual.

Namun, dalam perkembangannya, pola pakaian tersebut ternyata digunakan oleh beberapa organisasi yang tidak berkaitan dengan ordo tersebut, termasuk sekolah-sekolah.

Selanjutnya, kata Sarkar, pihaknya menempuh langkah hukum atas pelanggaran merek dagang itu.

Diketahui, Bunda Teresa membeli baju sari putih dengan kombinasi garis biru dari sebuah pasar di Kolkata -yang dulu disebut Kalkuta, di tahun 1948.

Pengajuan untuk mendapatkan merek dagang itu sudah dilakukan sejak tahun 2013 -seperti dijelaskan Sarkar.

Hal itu dilakukan untuk menangani penyalahgunaan reputasi Santa, yang sering pula digunakan untuk kepentingan komersial.

Sebuah sekolah yang menggunakan nama Bunda Teresa, misalnya, ternyata sering membayar telat gaji para gurunya.

Para guru di sekolah itu lalu menulis surat keluhan kepada Misionaris Cinta Kasih, yang ternyata sama sekali tak berkaitan dengan sekolah tersebut.

Bunda Teresa, yang mengabdikan dirinya untuk membantu kaum miskin di Kolkata dan meraih Nobel Perdamaian, ditahbiskan sebagai Santa atau orang suci pada September 2016 oleh Paus Fransiskus.

Lahir dengan nama Agnes Gonxhe Bojaxhiu di Kota Skopje, Macedonia, pada tahun 1910, ia mendirikan lembaga Missionaries of Charity atau Misionaris Cinta Kasih tahun 1949.

Bunda Teresa wafat tahun 1997, dan mendapat beatifikasi -yang merupakan langkah pertama menuju status santa pada tahun 2003.***

Editor    : Robert

Sumber : BBC Indonesia

35 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *