Tiga Kesalahan Olahraga Saat Bulan Puasa

Lari di jalur menanjak memerlukan usaha lebih keras (lzf)

Lari di jalur menanjak memerlukan usaha lebih keras (lzf)

JAKARTA, RADIO SUARA WAJAR – Olahraga saat bulan puasa bisa menjaga kebugaran tubuh. Namun, tak sedikit yang melakukan kesalahan saat olahraga pada bulan puasa.

National Fitness Training Manager Fitness First Indonesia, dr Alia Basalamah, mengatakan ada tiga kesalahan yang biasa terjadi saat olahraga pada bulan puasa.

Pertama adalah makan dalam porsi banyak saat berbuka puasa. Perlu Anda ketahui semakin banyak porsi saat buka puasa, maka waktu olahraga harus mundur. Makan dalam porsi banyak membuat tubuh memerlukan waktu lama untuk mencerna.

“Kalau habis makan dalam porsi besar, kita tak bisa latihan 30-60 menit setelah buka puasa. Karena pasti akan memengaruhi saat latihan. Bisa sakit atau kram,” kata Alia di Fitness First Senayan City, Jakarta Pusat, Selasa 23 Mei 2017.

Kesalahan kedua adalah tidak sahur. Tak sedikit yang melewatkan sahur saat bulan puasa. Mereka memilih untuk makan di malam hari dan langsung bangun setelah subuh. Tubuh dibiarkan puasa selama 13 jam lebih.

“Sehingga saat mau latihan sebelum buka puasa, mulai pusing, gak kuat karena sudah puasa lebih dari 13 jam,” kata dia.

Kesalahan ketiga adalah intensitas latihan. Bagi orang yang terbiasa dengan gaya hidup olahraga, mereka akan merasa kurang enak bila tak berolahraga. Mulai dari perasaan berantakan hingga kerap marah-marah. Namun, perlu Anda ketahui bahwa intenstas olahraga di bulan puasa tidak bisa sama seperti biasa.

“Intensitas harus disesuaikan, tidak boleh sama atau pun tinggi. Badannya tidak siap, karena badan masih beradaptasi dengan siklus yang baru,” kata dia.***

Editor        : Robert

Sumber     : Kompas.com

44 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *