Gubernur Lampung Pembina BUMD Terbaik, PT LJU Raih Tiga Penghargaan

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Adeham (dua dari kiri) di Rafflesia Grand Ballroom, Balai Kartini, Jakarta, Rabu 24 Mei 2017.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Adeham (dua dari kiri) di Rafflesia Grand Ballroom, Balai Kartini, Jakarta, Rabu 24 Mei 2017.

JAKARTA, RADIO SUARA WAJAR — Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo meraih anugerah Top Pembina BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) 2017 dari Majalah Business News Indonesia dan Asia Business Research Center, di Rafflesia Grand Ballroom, Balai Kartini, Jakarta, Rabu 24 Mei 2017.

Ridho dinilai memberikan komitmen terhadap konsistensi pembenahan dan pengembangan PT Lampung Jasa Utama (LJU), BUMD milik Pemerintah Provinsi Lampung.

Anugerah tersebut diterima Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Adeham, mewakili Gubernur Lampung. Penghargaan bergengsi ini diraih dari hasi seleksi 2.000-an BUMD di Indonesia. Hasilnya, sebanyak 140 BUMD terbaik bersaing untuk mendapatkan penghargaan Top BUMD 2017.

Aspek yang dinilai meliputi bidang kinerja keuangan, human capital, pemasaran dan kinerja manajemen.

“Fokus penilaian juri terdiri dari dua aspek, yakni achievement(prestasi) dan improvement (peningkatan) BUMD dalam satu hingga dua tahun terakhir,” kata Prof. Dr. Laode M. Kamaluddin, MSc. MEng, Ketua Dewan Juri Top BUMD 2017.

Anugerah yang diterima Lampung makin lengkap, setelah PT LJU meraih penghargaan Bidang Aneka Usaha. PT LJU dinilai mampu mengembangkan bisnis di berbagai usaha. Kebijakan Gubernur Ridho Ficardo merombak manajemen pada pertengahan 2015, membuat PT LJU bangkit dari mati suri.

Manajemen baru yang dipimpin Direktur Utama Andi Jauhari Yusuf mengubah total wajah LJU dengan merancang corporate plan 2016-2019. Dewan juri menilai, terobosan pelayanan moda transportasi publik bus Trans Lampung dan Taksi Trans Lampung yang dikelola anak perusahaan PT Trans Lampung Utama, mengubah sistem transportasi Lampung.

Kini, Lampung memiliki bus antar kota bertarif murah dan taksi berargo yang melayani antar jembut penumpang dari dan ke Bandara Radin Inten II. PT Trans Lampung Utam membangun konektivitas moda transportasi dengan menghubungkan 10 kabupaten dan kota dari 15 kabupaten dan kota se-Lampung. Sistem moda transportasi ini menghubungkan Bandara Radin Inten II, pelabuhan, dan stasiun Kereta Api Tanjungkarang.

“Konektivitas ini dalam rangka mengdukung pengembangan pariwisata yang menggeliat di Lampung sesuia dengan program Gubernur Lampung The Treasure of Sumatera,” kata Direktur PT Trans Lampung Husni Thamrin, didampingi Adhi Auliantara, Komisaris Utama PT Trans Lampung Utama, di Balai Kartini.

Nama Lampung makin berkibar di arena itu, setelah Top CEO BUMD 2017 diberikan kepada Andi Jauhari Yusuf yang dinilai mampu mengembangkan menjadi insipirasi bisnis BUMD.

“Kami mengapresiasi BUMD kita yang mampu bersaing dengan 2000 BUMD se-Indonesia dan berhasil mendaptkan tiga award. Ini kali pertama BUMD di Lampung mendapatkan penghargaan tiga sekaligus,” kata Adeham.

Penganugerahan Top BUMD 2017, dihadiri sekitar 560 undangan yang terdiri dari 47 kepala daerah (gubernur, wali kota, bupati), pimpinan DPRD, direksi, komisaris, dan manajer BUMD seluruh Indonesia. Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan yang hadir pada acara itu mengatakan BUMD penting untuk penguatan ekonomi daerah dan mengurangi kesenjangan di Indonesia.

“BUMD bisa melahirkan wirausahawan, sehingga tercapai keseimbangan antara daerah dan pusat,” kata Zulkifli Hasan.

Sedangkan Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang yang menjadi keynote speaker acara tersebut mengatakan Penghargaan Top BUMD, merupakan yang paling komprehensif dan kredibel di Indonesia. Dia meminta manajemen BUMD dan kepala daerah, terpacu meningkatkan kinerja dan layanan BUMD.

“Saya mengharapkan perbaikan BUMD dari berbagai aspek. Itu dari segi kultur, sistem, target, dan kecepatan,” kata Oesman Sapta.***

61 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *