BPS Sosialisasi Hasil Pendaftaran Usaha/Perusahaan Sensus Ekonomi 2016 tingkat Provinsi Lampung

Kepala BPS Lampung yeane Irmaningrum bersama Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Lampung Intizam di Novotel Hotel Bandar Lampung, Rabu 24 Mei 2017.

Kepala BPS Lampung yeane Irmaningrum bersama Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Lampung Intizam di Novotel Hotel Bandar Lampung, Rabu 24 Mei 2017.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Pemerintah Provinsi Lampung yakin rangkaian kegiatan Sensus Ekonomi tahun 2016 dapat mengakselerasi pembangunan ekonomi di Lampung. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Lampung Intizam saat mewakili Gubernur Lampung saat menjadi Keynote Speaker pada kegiatan Sosialisasi Hasil Pendaftaran Usaha/Perusahaan Sensus Ekonomi 2016 tingkat Provinsi Lampung, di Hotel Novotel, Rabu 24 Mei 2017.

Intizam mengatakan data pokok terkait dengan banyaknya populasi usaha dan konfigurasi usaha yang membangun struktur perekonomian daerah Lampung.

“Hasil yang diperoleh diharapkan memberi dampak yang baik dan menjadi nilai jual perusahaan-perusahaan terhadap pembangunan perekonomian bumi Lampung,”ujarnya.

Lebih lanjut, Intizam menuturkan begitu besarnya persaingan ekonomi global, diharapkan Provinsi Lampung mampu menarik minat para pengusaha untuk berinvestasi dan menjalin kerjasama bukan hanya saja perusahaan dalam negeri tetapi jug mancanegara.

“Dalam persaingan ekonomi global, tantangan yang dimiliki Provinsi Lampung yakni bagaimana kita harus menyerang bukan bertahan. Jika hanya bertahan dalam artian hanya berbisnis didalam negeri saja maka daya saing kita tidak akan pernah meningkat. Kita harus membuka cakrawala bahwa diluar sana banyak peluang yang masih bisa di garap,” tuturnya.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, Yeane Irmaningrum mengatakan BPS telah melakukan kegiatan pendataan atas seluruh usaha/perusahaan. Data ini telah teridentifikasi oleh tidak kurang dilakukan 7000 lebih orang petugas lapangan.

“Anggota BPS Provinsi Lampung telah menangani usaha/perusahaan dengan cara mengunjungi setiap bangunan usaha secara door to door. Sedangkan pendataan karakteristik usaha dan informasi lainnya dari suatu leading usaha sudah telah dilakukan dengan cara wawancara terhadap pemilik, pengelola atau terhadap penanggung jawab usaha,” ucapnya.***

Reporter : Robert

50 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *