Jelang Puasa dan Lebaran 2017, Ketersediaan Pangan di Lampung Mencukupi

Wakil Gubernur Bachtiar Basri didampingi Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Lampung Lukmansyah dan Kadis Ketahanan Pangan Kusnardi di ruang rapat utama Gubernur, Selasa 23 Mei 2017.

Wakil Gubernur Bachtiar Basri didampingi Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Lampung Lukmansyah (kanan) dan Kadis Ketahanan Pangan Kusnardi (kiri) di ruang rapat utama Gubernur, Selasa 23 Mei 2017.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Pemerintah Provinsi Lampung menjamin ketersediaan bahan pangan serta sarana dan prasarna dalam menyongsong Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2017/1438H. Hal ini menyusul rapat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Lampung bersama jajaran stakeholder terkait dalam rangka persiapan menyongsong Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2017/1438H.

Rapat digelar di Ruang Rapat Utama Kantor Pemerintahan Provinsi Lampung, Selasa 23 Mei 2017. Rapati ini dihadiri Wakil Gubernur Bachtiar Basri, Dinas Ketahanan Pangan, jajaran Polda Lampung, Bank Indonesia Perwakilan Lampung, Bulog, Pertamina, serta satker terkait di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Dalam laporannya Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung Kusnardi mengatakan secara keseluruhan ketersedian dan konsusmi bahan pangan di Provinsi Lampung berada ditingkat aman. Bahkan ketersediaan beberapa komoditas unggulan seperti  beras, jagung, cabe merah, daging sapi, gula dan minyak goreng cenderung surplus.

“Ketersediaan beberapa komoditas strategis di Provinsi lampung cenderung surplus, meskipun ada ketersediaan komoditas yang minus seperti bawang merah dan kedelai, namun masyarakat Lampung tidak perlu khawatir karena jajaran Pemerintah Provinsi Lampung telah berkoordinasi dengan Bulog Lampung untuk penyediaan kebutuhan pokok tersebut,” ujarnya.

Kusnardi juga menambahkan bahwa pihaknya beserta jajaran terkait lainnya  juga terus menggelar operasi pasar guna melakukan pemantauan harga dan stok bahan pokok yang beredar di masyarakat. Dinas Ketahana Pangan menurut Kusnardi, menyediakan 40 Toko Tani Indonesia (TTI) yang tersebar diseluruh Provinsi Lampung yang menyediakan beras premium dengan harga 8.000 rupiah atau 2.000 rupiah dibawah harga pasar.

“Jadi jika ada oknum-oknum yang melakukan penimbunan atau mempermainkan harga pasar, pihak kami sudah mengantisipasi dengan menggelontorkan kebutuhan pokok dengan harga normal kepada masyarakat, dan tentunya hal ini akan ditindak oleh pihak yang berwenang,” tegasnya.

Pihak Bulog Divre Lampung turut membenarkan hal tersebut. Menurutnya komoditas bahan pokok unggulan di Provinsi Lampung memang mengalami peningkatan bahkan stok tersebut masih mencukupi hingga bulan September mendatang.

Selain itu saat ini penyaluran Rastra juga sudah mencapai 44% dari target yang telah ditetapkan.

“Ini merupakan awal yang baik terkait penyaluran kebutuhan pokok di Provinsi Lampung, untuk kedepan kami juga telah bekerjasama dengan BUMN dan pihak lainnya untuk menyuplai kebutuhan pokok lainnya kepada masyarakat Lampung,” ujarnya.

Sementara berdasarkan laporan Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, penyelenggaraan angkutan lebaran Tahun 2017 telah dimulai sejak 15 Juni 2017 (H-10) sampai dengan 11 Juli 2017 (H+15). Hal ini menurutnya lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu pihaknya juga telah mempersiapkan angkutan jalan raya sebanyak 563 armada, 60 kapal yang siap beroperasi dengan 6 dermaga, serta tambahan gerbong kereta api dari K3 Seminung untuk mengantisipasi lonjakan penumpang arus mudik di Provinsi Lampung. Sedangkan untuk angkutan udara tersedia 31 penerbangan per hari.

Menanggapi hasil rapat, Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri mengapresiasi seluruh jajaran yang telah meningkatkan sinkronisasi dan sinergitas dalam upaya menyongsong Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2017/1438 H.

“Dengan berbagai laporan yang disampaikan ini merupakan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung beserta jajaran terkait lainnya siap dalam menyambut Bulan Ramadan dan Idul Fitri,” ujarnya.

Selain itu, Ia juga mengapresiasi pihak-pihak yang telah melakukan operasi pangan seperti jajaran Polda Lampung yang telah berhasil mengamankan distribusi ikan berformalin, daging celeng dan daging kerbau India pada beberapa waktu yang lalu.

“Sinkronisasi dan Koordinasi yang terjalin dengan sangat baik ini tentunya dalam upaya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di Provinsi Lampung, agar masyarakat merasa lega dalam menyambut bulan suci Ramadan dan Hari raya Idul Fitri karena pihak-pihak terkait telah bekerja dengan sangat baik untuk mengantisipasi ketersediaan bahan pangan maupun lonjakan penumpang arus mudik,” tambahnya.

Ia juga berharap seluruh jajaran terkait termasuk pemerintah kabupaten/kota tetap fokus dan bersinergi mennjalankan tugasnya masing-masing dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di Provinsi Lampung.***

Reporter : Robert

112 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *