Flash 2017 Ajang Pengembangan Ekonomi Syariah di Provinsi Lampung

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung Arief Hartawan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung Arief Hartawan.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Pemerintah Provinsi Lampung bekerjasama dengan Bank Indonesia Provinsi Lampung menggelar kegiatan Festival Lampung Syariah (Flash) guna meningkatkan dan mengembangkan ekonomi syariah di Provinsi Lampung.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Adeham menjelaskan pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung merupakan tertinggi ke-2 di Sumatera setelah Bengkulu.

“Untuk memberantas kemiskinan di Provinsi Lampung kita harus mampu memanfaatkan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang potensial,” kata Adeham dalam Acara Flash di Mall Boemi Kedaton, Minggu 14 Mei 2017. Acara ini mengambil tema mendorong pengembangan kegiatan kewirausahaan dan UMKM berbasis Ekonomi Syariah.

Lebih lanjut, dijelaskan Provinsi Lampung terus berupaya meningkatkan perekonomiannya salah satunya dengan meningkatkan kewirausahaan dan UMKM berbasis Ekonomi Syariah.

“Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim yang besar. Hal ini menunjukkan bahwa kewirausahaan dan UMKM berbasis perbankan syariah sangat berpotensi untuk terus berkembang,  Khususnya Provinsi Lampung,” kata Adeham.

Adeham berharap para pelaku usaha syariah mampu menggunakan kesempatan ini dengan baik, sehingga Lampung menjadi ekonomi syariah di Indonesia.

“Semoga ke depan,  acara Flash mampu terus meningkat,  sehingga akan berdampak positif dalam  meningkatkan ekonomi syariah di Provinsi Lampung,” katanya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung Arief Hartawan menjelaskan Flash merupakan rangkaian kegiatan nasional. Untuk Wilayah Sumatera,  Provinsi Lampung merupakan yang pertama. Kegiatan selanjutnya akan diadakan di Sumatera Utara.

“Saya sangat bersyukur karena kegiatan ini memiliki waktu yang panjang serta diadakan berbagai perlombaan. Masyarakat Lampung banyak memiliki bakat terpendam yang tidak kalah dengan Provinsi lainnya, hal ini dibuktikan dengan dimenangkannya berbagai perlombaan yang diadakaan pada acara flash,” jelas Arief.

Lebih lanjut,  Arief menjelaskan bahwa syariah memiliki konteks yang luas, bukan hanya halal dan haram makanan maupun minuman, tapi sudah meluas seperti mencakup fasion syariah, life style syariah dan perbankan syariah.

“Semoga acara ini mampu menjadi momentum dalam meningkatkan ekonomi syariah di Lampung,” kata Arief.

Lebih dari itu, Arief menjelaskan pada triwulan I, Lampung memiliki pertumbuhan perekonomian yang tinggi di Sumatera.

“Kita tidak bisa terus mengandalkan sumber daya yang ada. Tapi harus terus meningkatkan perekonomian, salah satunya melalui investasi. Diharapkan melalui kegiatan ini terwujud adanya kesamaan pemahaman baik dari masyarakat, pemerintah dan stakeholder guna mengembangkan ekonomi syariah yang lebih baik di Provinsi Lampung,” tambahnya.

Sebagai informasi, Festival Lampung Syariah ini dilaksanakan sejak tanggal 8-16 Mei 2017 dengan berbagai acara yakni Lomba Kaligrafi,  Lomba Dai Cilik, Lomba Nasyid, Duta Ekonomi Syariah, Marawis. Selain itu Enterpreneur Muda Syariah, Acara KEPO in Kajian Regional,  Pelatihan Pengelolaan Keuangan Ponpes, Tutorial Hijab dan Make-Up,  Hijab Hunt, Lampung Got Talent, Olimpiade Ekonomi Syariah dan Kebanksentralan, Talk Show dan Donor Darah.***

Reporter : Robert

111 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *