Yustin Ficardo : Remaja harus meningkatkan kemampuan dan kapasitas diri

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Aprilani Yustin Ficardo.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Aprilani Yustin Ficardo.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Aprilani Yustin Ficardo berharap seminar kependudukan dapat meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan kemampuan remaja dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Dipaparkan oleh Aprilani Yustin Ficardo bahwa “Remaja sekaligus generasi penerus bangsa, tentunya harus memiliki strategi pengembangan diri untuk meningkatkan kapasitas diri dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN. Kemampuan dan kapasitas diri akan menjadi nilai tambah bagi generasi muda kita dalam persaingan dengan dunia lintas Negara”, ujarnya.

Hal tersebut disampaikan dalam Seminar Kependudukan dalam rangka Memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke XXIV tahun 2017, Senin 15 Mei 2017 di Hotel Novotel Bandar Lampung.

Dijelaskan juga pemuda yang merupakan agent of change, motor pembangunan dalam masyarakat harus siap untuk menuju MEA. Kesiapan yang dimaksud meliputi kesiapan intelektual, mental dan spiritual. Dengan memiliki generasi penerus yang memiliki kemampuan yang mampu bersaing di era pasar bebas maka Indonesia khususnya Lampung mampu menghadapi setiap tantangan global.

“Melalui Seminar Kependudukan ini, saya ingin menumbuhkan minat dan kepedulian remaja khususnya. Dengan masalah Kependudukan,  terutama terhadap ada empat aspek penting yang harus diperhatikan, yaitu masalah kuantitas, kualitas, pesebaran dan administrasi kependudukan,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono mengatakan besarnya penduduk usia muda di Lampung merupakan potensi besar bagi keberlangsungan dalam rangka mencapai cita-cita pendiri bangsa.

“Oleh karenanya remaja harus dibekali dengan kemampuan yang baik dan maksimal dalam menjemput cita-cita luhur bangsa ini,” katanya.***

Menurutnya remaja sebagai calon angkatan kerja berdasarkan era bonus demografi perlu mendapatkan perhatian khusus, karena remaja adalah aset sumber daya manusia yang potensial sekaligus investasi generasi mendatang.

Selain daripada itu menurut Sutono, secara pribadi remaja juga harus dapat mempersiapkan diri menghadapi persaingan ke depan dengan menggali potensi diri.

“Bisa juga mengikuti kegiatan yang positif, berfikir kreatif, bertindak inovatif serta menjalankan hidup sehat dan terus memperkuat jaringan agar sebagai modal awal di kemudian hari,” ujarnya.

Sutono mengungkapkan, berdasarkan data BPS saat ini 66,86 % penduduk Lampung berada pada usia produktif.

“Ditinjau dari aspek ekonomi jika usia produktif  yang melimpah namun tidak terserap di pasar tenaga kerja maka akan berdampak pada kenaikan jumlah penduduk yang menganggur, begitu juga sebaliknya jika terlalu lama mengganggur akan berdampak juga pada kenaikan jumlah penduduk miskin di Provinsi Lampung,” ungkapnya.***

Reporter : Robert

 

61 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *