Ketua Dekranasda Yustin Ficardo : Mari Gunakan Batik Lampung

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Yustin Ridho Ficardo (tengah) saat menjamu Assosiasi Profesi Batik Nusantara “Bhuana” di Mahan Agung, Rabu 10 Mei 2017.

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Yustin Ridho Ficardo (tengah) saat menjamu Assosiasi Profesi Batik Nusantara “Bhuana” di Mahan Agung, Rabu 10 Mei 2017.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Ketua Dekranasda Yustin Ficardo mengimbau untuk  melestarikan dan menggunakan batik khas Lampung. Batik Lampung memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri dengan motif yang kaya dan beragam.

Demikian yang disampaikan Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Yustin Ridho Ficardo saat menjamu Assosiasi Profesi Batik Nusantara “Bhuana” di Mahan Agung, Rabu 10 Mei 2017.

Batik Lampung merupakan salah satu batik yang memiliki keunikan tersendiri dengan motif yang unik, baik dari corak, warna, dan bahan.

“Dengan segala kelebihan yang dimiliki oleh batik Lampung, kita harus menjaga dan melestarikan motif-motif kain Batik Lampung agar tidak punah dan dapat dikenal bukan hanya di Provinsi Lampung saja tapi juga Indonesia,” ujar Yustin.

Yustin berpesan selain melestarikannya kita juga harus senang menggunakannya.

“Dengan seringnya kita memakai batik lampung, maka kita akan mencintainya, batik akan terlihat hidup apabila kita cinta dengan apa yang kita kenakan,” tambahnya.

Lebih lanjut Yustin berharap kepada Asosiasi Batik Lampung untuk  membantu para pengrajin dan lebih mengembangkan kerajinan Batik Lampung.

“Apalagi pada tanggal 13 sampai 15 juli mendatang Lampung menjadi Tuan rumah Harganas Tingkat Nasional tentunya akan ada banyak wisatawan yang hadir di Provinsi Lampung. Sehingga menjadikan Batik Lampung menjadi souvenir pada pameran dagangnya,” jelas Yustin.

Dilain pihak Layla Husna yang merupakan Ketua Asosiasi Batik dan Tenun Nusantara “Bhuana” menyampaikan ucapan terima kasih atas apresiasi  dan dukungan Ketua Dekranasda Provinsi Lampung. selama ini menurutnya menjadi motivator bagi pengrajin batik Lampung, untuk terus mengangkat kain batik khas daerah ini sehingga dapat dikenal masyarakat luas.

“Saya mewakili seluruh Anggota Asosiasi yang diwakili oleh 20 orang yang berasal dari 9 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung yaitu Bandar lampung, Pringsewu, Pesawaran, Tulang bawang, Lampung tengah, Metro, Lampung selatan, Lampung utara, Tanggamus. Mengucapkan terima kasih atas support dan dukungannya kepada para pengrajin batik, dengan support dan dukungan penuh yang diberikan semoga menjadi penyemangat kami dalam mengembangkan kerajinan batik Lampung di Provinsi Lampung ini,” ujarnya.***

Reporter : Robert

55 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *