Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo Hadiri Peringatan Otonomi Daerah ke-21 di Jawa Timur

Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Alun-alun Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa 25 April 2017.

Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Alun-alun Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa 25 April 2017.

JAWA TIMUR, RADIO SUARA WAJAR — Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo terus berupaya melakukan Reformasi Birokrasi di Provinsi Lampung, salah satunya dengan segera menerapkan Pelayanan Publik melalui E-Government.

Menurutnya hal ini dilakukan dalam upaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di Provinsi Lampung. Demikian diungkapkan Gubernur pada saat menghadiri Peringatan Otonomi Daerah (Otda) ke-21 di Alun-alun Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa 25 April 2017.

“Kita harus berubah lebih baik. Tidak bisa lagi kita bertahan dengan pola-pola yang tradisional, saya berharap jajaran Pemerintah Provinsi Lampung mampu mengembangkan layanan publik yang berbasis E-government dalam tata kelola pemerintahan, untuk mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik dan aparatur yang bersih,” ujar Gubernur.

Lebih lanjut Gubernur juga berharap kinerja pelayanan publik dapat meningkat dari tahun ke tahun khususnya di Provinsi Lampung, baik itu pelayanan publik untuk warga negara maupun pelayanan publik untuk kepentingan dunia usaha terutama dalam kemudahan dalam berinvestasi.

Sementara itu, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), H Wiranto yang mewakili Presiden Joko Widodo dalam sambutannya, menyatakan Pemerintah Daerah memiliki peran strategis dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang sejahtera. Dia juga mengingatkan Pemerintah Provinsi mempunyai peran penting mengkoordinasikam pembangunan daerah.

“Meneruskan pesan Presiden, gubernur diminta melakukan koordinasi efektif dengan bupati dan wali kota di daerah masing-masing. Sinergi antara pusat dan daerah juga penting. Sinergi Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten dan Kota juga begitu,” ujarnya.

Presiden juga menekankan agar setiap pemda memberi kemudahan dunia usaha demi pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan rakyat. Dia menyatakan, pemerintah mengubah paradigma pembanguan dari Jawa sentris menjadi Indonesia sentris.

“Pemerintah terus membangun infrastruktur, khususnya desa pingggiran dan wilayah perbatasan. Untuk itu, keinginan kuat ini sudah sepatutnya kita sambut dengan kerja keras,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo juga memerintahkan seluruh kepala daerah, baik gubernur, bupati, maupun wali kota menggelar upacara peringatan HUT Otonomi Daerah ke XXI tahun 2017 di daerah masing-masing.***

Reporter : Robert

81 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *