Meriahnya Paskah Bersama BIR/BIA Unit Pastoral Bakauheni Lampung Selatan

OMK Unit Pastoral Bakauheni saat mengatur salah satu perlomban berupa futsal yang diikuti anak-anak di area halaman setempat, Minggu 23 April 2017.

OMK Unit Pastoral Bakauheni saat mengatur salah satu perlomban berupa futsal yang diikuti anak-anak di area halaman setempat, Minggu 23 April 2017.

UNIT PASTORAL BAKAUHENI, RADIO SUARA WAJAR – Dua ratusan anak-anak mengikut “Paskah Bersama Bina Iman Remaja dan Bina Iman Anak (BIR/BIA)” di Gereja Santo Christophorus Unit Pastoral Bakauheni, Lampung Selatan.

Kegiatan dimulai dengan Misa Ekaristi yang dipersembahkan oleh RD. Wolfram Safari di gereja setempat, Minggu 23 April 2017 pukul 09.00 Wib.

Seusai Misa Ekaristi, anak-anak bersukacita mengikuti berbagai perlombaan yang telah dipersiapkan oleh Orang Muda Katolik (OMK) Unit Pastoral Bakauheni, Lampung Selatan, Keuskupan Tanjungkarang. Rangkaian perlombaan-perlombaan itu dipusatkan di halaman gereja.

Romo Wolfram Safari di lokasi acara kepada Radio Suara Wajar Bandar Lampung mengatakan Paskahan bersama anak-anak ini bertujuan untuk mengingatkan kembali semua pihak akan tanggung jawab mendampingi anak-anak.

“Ini Paskahan anak-anak, ya menggembirakan anak-anak. Bukan soal kompetisinya atau permainannya, tetapi anak-anak berkumpul. Kalau anak-anak berkumpul pesti orang tuanya berkumpul kan? Maka bagus juga diadakan Paskahan anak-anak. Kemudian acara kurang lebih satu hari dari pagi sampai sore, berkumpul di sini, bergembira bersama untuk mengingatkan semuanya lah akan tanggung jawab kita dalam mendampingi anak-anak,” kata Romo Wolfram.

Menurutnya anak-anak yang turut serta dalam kegiatan ini terlihat begitu gembira, apalagi dengan area lapang di gereja itu yang merupakan imbas baik dari pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

“Diawali dengan Misa, lalu kemudian kita bergembira bersama. Jadi tidak ada istilahnya kalah menang, kompetisi itu gak ada lah, yang penting mereka senang, bisa dilihat sendiri kan? Apalagi kita sekarang punya kesempatan ini ya, punya tempat yang lebih luas di Gereja Bakauheni setelah proyek tol ini, sehingga menjadi sarana yang baik juga untuk berkumpul dan bermain,” jelas Romo Wolfram.

Pada tempat yang sama, Pastor Kepala Unit Pastoral Bakauheni RD. Bernardus Haryanto Silaban mengutarakan keinginannya untuk melakukanan kegiatan serupa di pantai. Hal ini untuk membuat anak-anak semakin bersukacita dengan lokasi penyelenggaraan acara yang berbeda dari tahun ini.

“Nanti tahun depan mau carai tempat di pantai. Pokonya Natal anak-anak, BIR BIA gitu dan Paskah nyari di pantai. Wah yang datang itu rame lagi. Walau pun acaranya kacau gak apa-apa, yang penting mereka bisa kumpul, ketemu, udah,” pungkasnya sembari meladeni anak-anak yang mendepat padanya dan Romo Wolfram.

Sebagaimana diketahui, Unit Pastoral Bakauheni terdiri dari tujuh stasi yang berjumlah seribuan jiwa lebih seditik.***

Reporter : Robert

116 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *