Pemprov Lampung bahas indikator penilaian penghambat perencanaan pembangunan di daerahnya

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Pemerintah Provinsi Lampung membahas indikator penilaian mengenai Manajemen Resiko yang dapat menghambat perencanaan pembangunan Provinsi Lampung, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Kamis 13 April 2017. Diharapkan ke depan pencapaian target dan sasaran RPJMN Provinsi Lampung lebih optimal.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono saat memimpin rapat mengatakan untuk meminimalisir resiko yang mungkin terjadi terhadap manajemen di Pemerintahan Provinsi Lampung, perlu adanya kerja sama antara SKPD bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Lampung.

“Rapat kali ini mempertemukan SKPD yang terkait, perlu adanya pembahasan hal yang bisa memicu resiko dalam capaian percepatan pembangunan Provinsi Lampung,” ujarnya.

Lebih lanjut Sutono menuturkan BPKP diharapkan bersinergi dengan Provinsi Lampung guna mencapai tujuan dan sasaran strategis masing-masing SKPD.

“Nanti BPKP akan bekerjasama dengan SKPD seperti Inspektorat, Bappeda, Badan Keuangan Daerah, Disdikbud, dan terkait lainnya, untuk mengindentifikasi resiko yang terjadi. Sehingga tidak ada hambatan dalam mencapai sasaran pembangunan di tiap SKPD,” katanya.

Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Lampung, Sally Salamah mengatakan untuk mendukung percepatan pembangunan di Provinsi Lampung, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak Pemprov terhadap resiko manajamen dalam menentukan rencana strategis SKPD.

“BPKP akan memfasilitasi SKPD untuk melakukan rencana strategis dan rencana kinerja, serta penganggaran terhadap unsur Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, dalam penilaian resiko yang menghasilkan penilaian atas kemungkinan kejadian yang mengancam pencapaian tujuan dan sasaran Instansi Pemerintah,”ujarnya.***

Reporter : Robert

59 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *