Tahun 2018, Pemprov Targetkan Setengah Dari Seluruh SMA dan MA di Lampung Dapat Melaksanakan UNBK

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Sulpakar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Sulpakar.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan 50% Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) dapat melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada Tahun 2018.

Demikian disampaikan Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Kemasyarakatan dan SDM Harun Al Rasyid saat  melakukan peninjauan pelaksanaan Ujian UN di sejumlah SMA/MA di Bandar Lampung, Senin 10 April  2017.

Dalam kesempatan ini Harun Al Rasyid melakukan kunjungan ke 3 SMA/MA di Bandar Lampung, yakni MAN 1 Bandar Lampung, SMA Al-Kautsar dan SMA N 2 Bandar Lampung.

Dari hasil kunjungannya di MAN 1 Bandar Lampung, Harun menjelaskan bahwa pada tahun ajaran 2016/2017, siswa yang mengikuti UN berjumlah 423 siswa dengan tiga sesi pelaksanaan, sedangkan di SMA Al-Kautsar jumlah siswa yang mengikuti UN berjumlah 294 siswa dan terakhir di SMA 2 Bandar Lampung dengan jumlah siswa yang mengikuti UN berjumlah 427 siswa.

Lebih lanjut Harun menjelaskan bahwa berdasarkan data Dinas Pendidikan Lampung, saat ini total keseluruhan SMA/MA yang melakukan UNBK terdapat 231 sekolah dengan peserta 30.941 siswa.

“Sedangkan total keseluruhan SMA/MA yang melakukan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) ada 653 sekolah dengan peserta 35.408 siswa. Dengan total keseluruhan SMA/MA se-Lampung yang mengikuti ujian UNBK dan UNPK yaitu 884 Sekolah dengan jumlah peserta 66.349 siswa,” jelasnya.

Menurut Harun, Pemerintah Provinsi Lampung telah berupaya dalam menyiapkan pelaksanaan UN agar mampu terlaksana dengan tertib dan baik tanpa adanya suatu kendala.

“Diharapkan ujian dapat berlangsung dengan tertib dan baik. Selain itu, para siswa telah berkonsentrasi dengan baik untuk melaksanakan Ujian Nasional,” kata Harun.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulpakar meyakini bahwa seluruh SMA/MA se-Lampung dapat menyelenggarkan UN dengan baik dan ditargetkan tahun 2018 minimal 50% sekolah dapat melaksanakan UNBK.

Lebih dari itu, Sulpakar mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung saling berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi adanya suatu kecurangan.

“Khusus UNBK dan UNKP  tidak ada ujian bocor. Kalaupun ada hanya provokasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menstabilkan kondisi ujian nasional ini. Selain itu, Kami berharap agar Orang tua mendukung  anaknya yang sedang melaksanakan UN agar tidak terpengaruh dengan provokasi ini,” Kata Sulpakar.

Ia juga menambahkan, terkhusus bagi siswa yang berhalangan untuk hadir baik dikarenakan sakit ataupun terkendala persoalan hukum,maka akan diberikan keringanan untuk mengikuti ujian susulan.

Ditambahkan Kepala Biro Humas dan Protokol Bayana, dalam peninjauan ini diikuti Kepala kanwil Kemenag Provinsi Suhaili, Kepala Kanwil Kemenag Kota Seraden dan Kepala BPKP Sally Salamah.***

Reporter : Robert

75 Total Views 2 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *