Sumarju Saeni : Penyandang disabilitas, jangan dikasihani, berilah kesempatan!

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni pada acara pertemuan silahturahmi dengan para penyandang disabilitas netra di Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Skalabilitas (PRSPS) Indra Kesuma di aula utama PRSPS indra Kesuma di Jalan Pramuka No. 48 Kemiling Bandar Lampung, Kamis 30 Maret 2017.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni di aula utama PRSPS indra Kesuma di Jalan Pramuka No. 48 Kemiling Bandar Lampung, Kamis 30 Maret 2017.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni mengajak para pimpinan Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) Radio dan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) di Lampung untuk memberi perhatian pada penyandang disabilitas tunanetra.

Perhatian yang dimaksud menurut Sumarju ialah dengan memberikan kesempatan pada penyandang disabilitas untuk memberdayakan kemampuan mereka di bidang broadcasting atau penyiaran.

“Selama ini, penyandang disabilitas netra ini, kami agak kesulitan untuk bekerjasama dengan instansi maupun badan usaha atau pihak-pihak swasta. Karena image-nya penyandang tunanetra bisanya cuma mijit, ngamen. Namun fakta menunjukan anak-anak kita ini (binaan Dinas Sosial Provinsi Lampung) memiliki banyak ketrampilan,” jelas Sumarju.

Hal itu dikemukakan Sumarju Saeni pada acara pertemuan silahturahmi dengan para penyandang disabilitas netra di Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Skalabilitas (PRSPS) Indra Kesuma di aula utama PRSPS indra Kesuma di Jalan Pramuka No. 48 Kemiling Bandar Lampung, Kamis 30 Maret 2017.

Pada acara ini, Dinas Sosial Provisni Lampung mengundang pimpinan beberapa LPS jasa penyiaran Radio di Bandar Lampung seperti; Radio Suara Wajar, Heartline, Rajawali dan SAI. Selain itu  LPP RRI dan PRSSNI Lampung juga turut diundang.

Menurut Sumarju, para penyandang disabilitas binaan dinas yang dipimpinnya itu, memiliki berbagai kemampuan ketrampilan baik di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, memasak, tarik suara, musik dan lain sebagainya.

“Nyangkul saja bisa kok Pak, tanam-menanam, peternakan, perikanan itu mereka bisa. Masak pun dia mandiri Pak, kita latih mereka agar bisa masak,” jelas mantan Kadis Kominfo Provinsi Lampung ini.

Sumarju mengharapkan kiranya, kemampuan para penyandang disabilitas netra, khususnya Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Skalabilitas (PRSPS) Indra Kesuma ini dapat dilirik oleh LPS dan LPP di Lampung.

“Anak-anak ini kan semua indra dikerahkan kecuali netranya ya, semuanya normal. Dan motto anak-anak ini ialah ‘penyandang disabilitas jangan dikasihani, namun berilah kesempatan,” pungkas Sumarju.

Sementara itu, Kepala UPTD PRSPCTN Affan Erie Erya memaparkan, pantinya saat ini melayani sebanyak 45 penyandang disabilitas, terdiri dari 40 netra dan sisanya tubuh.

Affan berharap pada masyarakat untuk peduli dan “memberikan ruang” kepada penyandang disabilitas khususnya di Lampung.

“Disabilitas ini, kalau kita tidak berdayakan kasihan mereka. Akan semakin banyak nanti mereka yang istilahnya meminta-minta di jalan, karena mereka tidak ada kesempatan. Tapi alhamdulilah kalau anak-anak kami yang dari panti ini tidak ada yang minta-minta, memang kami didik tidak seperti itu,” pungkas Affan.***

Reporter : Robert

121 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *